Menuju konten utama

Garuda Akan Operasikan 120 Pesawat Dalam 5 Tahun ke Depan

Shareholder loan dari Danantara difokuskan untuk akselerasi kinerja dan ekspansi jaringan untuk memperkuat daya saing dan optimalisasi alat produksi.

Garuda Akan Operasikan 120 Pesawat Dalam 5 Tahun ke Depan
Pekerja membongkar muat kargo dari pesawat Garuda Indonesia setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (22/5/2021). ANTARA FOTO/Ampelsa/wsj.

tirto.id -

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memproyeksikan akan mengoperasikan 120 pesawat hingga lima tahun ke depan. Hal ini menyusul suntikan modal baru sebesar Rp6,65 triliun oleh Danantara sebagai pemegang saham kepada perusahaan penerbangan tersebut.

Dirut Garuda Indonesia, Wamildan Tsani mengatakan, peningkatan jumlah armada yang akan dioperasikan Garuda Indonesia dalam lima tahun ke depan guna mengokohkan posisi maskapai sebagai pemain utama transportasi udara di dalam negeri.

“Garuda Indonesia memproyeksikan akan mengoperasikan total sekitar 120 pesawat hingga 5 tahun ke depan,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/6/2025).

Wamildan menjelaskan, suntikan modal berupa pinjaman pemegang saham (shareholder loan) dari Danantara ini merupakan bagian dari transformasi perseroan yang sudah dimulai sejak 2021-2024 yang diawali dengan restrukturisasi fundamental operasional dan keuangan.

“Kini melalui kolaborasi strategis bersama Danantara, Garuda Indonesia telah memasuki fase penyehatan kinerja periode 2025-2029,” ujarnya.

Dia meyakini, kemitraan dengan Danantara akan mendorong percepatan akselerasi kinerja Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang kuat dan berdaya saing tinggi.

Menurutnya langkah penguatan yang didukung Danantara berfokus pada akselerasi kinerja dan ekspansi jaringan untuk memperkuat daya saing dan optimalisasi alat produksi.

“Dapat saya tegaskan bahwa kemitraan strategis ini telah disiapkan berdasarkan kajian yang mendalam dan menyeluruh dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik termasuk dengan memperhatikan aspek-aspek transparansi dan akuntabilitas,” tuturnya.

Adapun, pinjaman modal sebesar 405 juta dolar AS dari Danantara ini akan dibagi antrean Garuda Indonesia dan Citilink. Rinciannya 111 juta dolar AS untuk Garuda dan 290 juta dolar AS untuk Citilink.

Baca juga artikel terkait GARUDA INDONESIA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana