Menuju konten utama

Gandeng World Bank, OJK Gelar Forum Investor Global Besok

Komunikasi yang dilakukan dengan investor global akan melibatkan para observer seperti MSCI dan juga lembaga pemeringkat global lainnya.

Gandeng World Bank, OJK Gelar Forum Investor Global Besok
Kantor OJK di Jakarta. FOTO/ www.ojk.go.id
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya membentuk investor advisory group atau forum komunikasi dengan investor global yang didukung oleh Bank Dunia (World Bank) dan International Finance Corporation (IFC).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan komunikasi di dalam grup ini mulai akan dilakukan, Selasa (28/4/2026).

“Dalam waktu dekat, besok insyaAllah, sesuai dengan komitmen kami, kami akan memulai melakukan pembicaraan secara lebih luas kepada investor regional dan global,” katanya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Hasan menjelaskan komunikasi yang dilakukan dengan investor global dan regional ini juga akan melibatkan para observer seperti MSCI dan juga lembaga pemeringkat global lainnya.

“Kami dibantu penuh oleh World Bank dan IFC, itu membentuk investor advisory group yang dahulu pernah kami rencanakan, yang akan dimulai besok,” ucapnya.

Hasan bilang pertemuan ini akan berlangsung secara virtual dan diikuti oleh para investor kelas kakap di tingkat global. Harapannya, dalam pertemuan itu para regulator dan SRO mendapatkan masukan yang berarti terkait dengan reformasi pasar modal dalam negeri yang tengah berlangsung dan menjadi sorotan lembaga-lembaga pemeringkat tersebut.

“Pada forum itu, kami ingin kembali mendapatkan feedback dan respons mereka atas progres dan capaian yang sudah kita lakukan, termasuk jika masih ada waktu ya, jika ada hal-hal yang perlu kami hadirkan, kami tambahkan, sepanjang informasinya tersedia dan memungkinkan akan kami lakukan,” kata dia.

Prinsipnya, sambung Hasan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan integritas di pasar modal, sehingga level akseptansi dan kepercayaan investor, baik domestik dan global, dapat dicapai.

“Juga berbekal perbandingan dan standar best practice yang diterapkan di bursa-bursa efek terkemuka lainnya, itu kami harapkan dapat kami capai, sehingga pasar modal kita, bursa efek kita menjadi tujuan investasi yang diminati, dan semakin trusted, semakin terpercaya oleh seluruh investor,” tuturnya.

Baca juga artikel terkait OTORITAS JASA KEUANGAN atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama