Menuju konten utama

Film Masha and The Bear Disanksi Ukraina, Sebar Narasi Pro-Rusia

Film kartun Masha and The Bear mendapatkan sanksi dari Ukraina. Animasi tersebut tidak bisa lagi tayang pada berbagai platform di negara tersebut.

Film Masha and The Bear Disanksi Ukraina, Sebar Narasi Pro-Rusia
Kartun Masha And The Bear. FOTO/Netflix
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ukraina dilaporkan telah memberikan sanksi terhadap penyiaran kartun anak populer Masha and The Bear. Negara itu kini melarang penayangan kartun tersebut di televisi. Oleh Ukraina, kartun yang juga populer di Indonesia itu dinilai menyebarkan “narasi pro-Rusia” dan mengancam keamanan nasional mereka.

Dinukil dari Al Jazeera, Menteri Kebudayaan Ukraina Tetyana Berezhna menyatakan bahwa sanksi telah dijatuhkan terhadap produser kartun dan para distributor tayangan tersebut. Kini, kartun tersebut diblokir di Ukraina.

“Ukraina telah menjatuhkan sanksi terhadap produser dan distributor serial animasi Rusia Masha and the Bear,” tulis keterangan Berezhna di X pada Jumat (21/8/2026) lalu.

Dalam keterangannya, Berezhna menyebut sanksi ini memungkinkan Ukraina untuk memblokir tayangan kartun tersebut baik melalui platform dari dalam negeri maupun internasional. Selain itu, pemblokiran ini juga berlaku pada monetisasi penayangan kartun ini di Ukraina.

Sanksi ini telah disetujui oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Dalam dokumen yang ditandatangani Zelenskyy, Pemerintah Ukraina menjatuhkan sanksi terhadap pencipta dan distributor, termasuk studio penciptanya, Animaccord.

Menukil The Moscow Times, sanksi juga dijatuhkan kepada sutradara, penulis skenario, dan produser acara tersebut. Hal ini dilakukan setelah para pejabat Ukraina menuduh acara tersebut telah menyebarkan propaganda Kremlin sembari menghasilkan pendapatan dari penayangannya.

“Kita harus menanggapi propaganda Rusia secara terpisah, terutama ketika ditujukan kepada anak-anak dan disebarkan melalui platform internasional yang besar,” kata penasihat Zelenskyy, Vladyslav Vlasyuk.

Sementara itu, perwakilan Animaccord Studios, Melanie Bonvicino, menyebut klaim Ukraina itu sebagai “palsu dan fitnah”. Menurutnya, studio tersebut selama ini beroperasi secara independen dan tidak menerima pendanaan dari Pemerintah Rusia.

Kremlin, di sisi lain, turutmengutuk sanksi tersebut. Menurut Pemerintah Rusia, sanksi itu justru telah “menunjukkan keburukan rezim Kyiv”.

Serial “Masha and The Bear” sebelumnya dikenal sebagai animasi yang populer di dunia. Acara ini telah ditonton lebih dari 37 miliar kali, hanya di YouTube.

Acara tersebut telah disiarkan di sekitar 100 negara berbeda. Indonesia termasuk negara dengan stasiun televisi yang menayangkan acara tersebut.

Kartun ini berkisah tentang seorang gadis kecil bernama Masha. Ia hidup bersama seekor beruang sirkus di sebuah tempat terpencil.

Baca juga artikel terkait KARTUN atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar