Film Mandarin Last Sunrise dan Misteri Hilangnya Matahari

Oleh: Hanafi - 5 Desember 2020
Dibaca Normal 1 menit
Film Mandarin Last Sunrise punya alur cerita unik yakni saat matahari menghilang secara misterius. Manusia kalang kabut menemukan sumber energi pengganti.
tirto.id - Film Mandarin Last Sunrise adalah film bergenre science fiction karya sutradara Wen Ren. Film dirilis pada 24 Februari 2019 di Portugal. Wen Ren sebelumnya pernah mensutradarai Cafe Glass (2015) dan Couple in the Bedroom (2013).

Alur cerita Last Sunrise ditulis sendiri oleh Wen Ren bersama Elly Li, Yankang Mei, dan Min Yu.

Film berdurasi 103 menit ini dibintangi sederet aktor ternama seperti Sen Yang dan Jue Zhang yang memerankan karakter utama dengan apik.

Dengan biaya produksi mencapai 250 ribu dolar AS, Last Sunrise berhasil meraih penghargaan sebagai film dan screenplay terbaik pada Cinefantasy International Fantastic Cinema Festival 2019. Bagaimana cerita dari film ini?

Alur Cerita Last Sunrise

Last Sunrise mengisahkan tentang kondisi dunia yang berubah 180 derajat setelah menghilangnya matahari secara misterius. Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi, yaitu menghilangnya bintang KlC846 yang disadari Sun Yang (Jue Zhang).

Hilangnya matahari menjadi titik balik bagi peradaban manusia. Bumi menjadi gelap gulita. Diikuti dengan kekacauan, perampokan dan pembunuhan terjadi dimana-mana.

Perampokan juga terjadi di apartemen Sun Yang. Namun Sun Yang bersama tetangganya yang berisik Chen Mu (Sen Yang) berhasil kabur dengan mobil milik mantan kekasih Chen Mu.

Mereka kemudian menuju Distrik II, tempat tinggal orang tua Chen Mu. Nahas, orang tua Chen tewas lantaran ditembak.

Mereka melanjutkan perjalanan mengunjungi kediaman salah satu direktur perusahaan. Meski disambut dengan baik, namun Sun Yang tidak puas dengan penjelasan yang ia dapat tentang matahari yang menghilang.

Putus asa dengan keadaan, Sun Yang dan Chen Mu pergi ke Distrik IV dengan harapan mendapat keadaan lebih baik.

Di tengah perjalanan mereka berhenti di sebuah rumah tua dan disambut hangat oleh sepasang lansia. Namun, kebaikan mereka ternyata hanya muslihat untuk merampas mobil.

Keadaan semakin buruk lantaran kaki Sun Yang pincang, ditambah Chen Mu yang berisik karena kelaparan. Tanpa tahu harus berbuat apa, mereka jalan menuju Distrik IV di bawah panorama indah galaksi bima sakti.

Namun di tengah perjalanan keduanya dikejutkan dengan listrik yang masih menyala, sementara mobil mereka terparkir di sebuah gedung penambangan batu bara.

Mereka berhasil membawa kabur mobil itu setelah Chen Mu menyelamatkan Sun Yang yang ditahan di dalam gedung penambangan.

Sesampainya di Distrik IV, mereka menemukan harapan. Di sana mereka menemukan energi panas bumi yang bisa menjadi sumber energi hingga miliaran tahun ke depan.

Laman IMDb memberi rating 6,4/10 dari 250 ulasan pengguna untuk film ini.


Baca juga artikel terkait FILM MANDARIN atau tulisan menarik lainnya Hanafi
(tirto.id - Film)

Kontributor: Hanafi
Penulis: Hanafi
Editor: Agung DH
DarkLight