Menuju konten utama

Ekonomi Ukraina Bakal Menyusut 32 Persen, Ini Biang Keroknya

Ekonomi Ukraina akan menyusut hampir 32 persen tahun ini dan inflasi tahunan akan meningkat menjadi 30 persen.

Ekonomi Ukraina Bakal Menyusut 32 Persen, Ini Biang Keroknya
Seorang pria memegang bendera Ukraina selama demonstrasi mendukung Ukraina di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di Trafalgar Square di London, Inggris, Rabu (9/3/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Hannah McKay/aww/sad.

tirto.id - Ekonomi Ukraina akan menyusut hampir 32 persen tahun ini dan inflasi tahunan akan meningkat menjadi 30 persen. Bank Sentral menuturkan hal itu terjadi karena sebagian besar kerusakan yang dilakukan oleh invasi Rusia.

Dengan asumsi risiko keamanan menurun dan permintaan meningkat, produk domestik bruto akan tumbuh sekitar 4,0 persen hingga 5,0 persen per tahun pada tahun 2023 dan 2024.

"Kemerosotan ekonomi tahun ini telah didorong oleh permintaan domestik yang lebih rendah, logistik yang terganggu, dan kerugian besar tenaga kerja dan potensi produksi yang disebabkan oleh perang," katanya dikutip dari Antara, Jumat (28/10/2022).

"Kebijakan fiskal sangat akomodatif dan akan tetap seperti itu hingga akhir 2024. Ini akan mendukung ekonomi selama perang dan, ditambah dengan berkurangnya risiko keamanan, berkontribusi pada pemulihan ekonomi," tambahnya.

Inflasi saat ini hampir 25 persen diperkirakan akan turun menjadi 21 persen tahun depan. Kemudian turun di bawah 10 persen pada 2024.

Sementara itu, pembiayaan internasional akan tetap menjadi sumber utama untuk menutupi defisit anggaran, yang akan menyempit secara bertahap menjadi 12 persen dari PDB pada 2024. Lalu turun dari 25 persen dari PDB pada 2022.

Risiko utama dari ramalan tersebut yaitu perang dapat berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan. Di bawah skenario alternatif, yang mengasumsikan risiko keamanan akan berlangsung hingga pertengahan 2024, pertumbuhan PDB hanya akan menjadi 2,0 persen hingga 3,0 persen per tahun pada 2023 dan 2024.

Baca juga artikel terkait RUSIA-UKRAINA

tirto.id - Ekonomi
Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin