Menuju konten utama

Dukung Makan Bergizi, Polri Bangun SPPG di 3 Provinsi Papua

Polri survei lokasi Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) di 3 provinsi baru Papua demi pemerataan akses program makan bergizi bagi anak bangsa.

Dukung Makan Bergizi, Polri Bangun SPPG di 3 Provinsi Papua
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di lokasi Rapim Polri di TMII, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026). tirto.id/Ayu Mumpuni

tirto.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri mulai merambah daerah pemekaran di Papua. Saat ini, tim gabungan tengah melakukan survei lokasi di Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah guna memastikan pemerataan akses program makan bergizi hingga ke pelosok Indonesia.

“Secara khusus di Papua, Polri saat ini sedang melaksanakan survei bersama Badan Gizi Nasional untuk mencapai titik lokasi pembangunan SPPG di Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah,” kata Sigit dalam sambutannya di SPPG Polri Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Menurut Sigit, pembangunan SPPG di wilayah pemekaran merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung pemerataan akses layanan pemenuhan gizi hingga ke daerah-daerah. Dengan begitu, manfaat program MBG dapat dirasakan oleh setiap anak bangsa di manapun berada.

Sigit pun menargetkan perluasan dalam jangka panjang Polri akan membangun total 33.000 SPPG. Rencana itu sejalan dengan pengadaan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Gizi dan Kesehatan Masyarakat untuk menunjang mutu pada SPPG Polri.

“Pada jangka panjang diproyeksikan akan mampu mendukung kebutuhan 33.000 SPPG pada skala nasional,” tutur dia.

Sigit pun mencontohkan salah satu SPPG Polda Metro Jaya yang sudah beroperasi dan mengembangkan tanaman hidroponik serta sistem bioflok. Keberadaan hidroponik dan bioflok ini akan terus ditingkatkan sebagai penopang ketersediaan bahan baku SPPG.

“Kemudian, pada SPBG Polda DIY, memiliki pabrik pakan ayam, kandang ayam, greenhouse, dan gudang sentral untuk mendukung penyimpanan dan distribusi bahan baku,” ucap Sigit.

Ke depan, kata Sigit, seluruh SPPG Polri akan didukung dengan ekosistem rantai pasok bahan baku. Hal ini demi menjamin ketersediaan pasokan yang berkelanjutan, menjaga stabilitas harga dan kualitas bahan baku, serta mewujudkan kemandirian pangan yang terintegrasi yang diharapkan.

Penguatan ekosistem ini, kata Sigit, juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rantai pasokan bahan baku SPPG. Selain itu, menciptakan multiplier effect melalui pelibatan petani, peternak, UMKM, dan pelaku logistik lokal.

“Aehingga mampu mendukung perputaran ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Sigit.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Siti Fatimah