Menuju konten utama

Djarot Gandeng Bazis untuk Tambah Sasaran Bedah Rumah

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menggandeng Badan Amil Zakat dan Infaq Sedekah (Bazis) untuk memperbanyak jumlah sasaran program bedah rumah milik warga miskin.

Djarot Gandeng Bazis untuk Tambah Sasaran Bedah Rumah
Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.

tirto.id - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan bekerjasama dengan Badan Amil Zakat dan Infaq Sedekah (Bazis) Provinsi DKI Jakarta untuk melanjutkan program bedah rumah.

Djarot mengatakan, program tersebut tak hanya akan membantu masyarakat miskin melainkan juga membenahi pemukiman kumuh di Jakarta. Dia menargetkan akan ada ratusan rumah lagi yang dapat dibedah dan direnovasi.

Program bedah rumah atau renovasi menggunakan dana Bazis rencananya akan dilaksanakan di 5 wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan seribu. Adapun jumlah rumah yang akan direnovasi mencapai 256 rumah.

"Kalau ini berjalan dengan baik kita bisa melakukan bedah rumah lebih banyak. Ini cukup besar. 256 se-DKI dan setiap rumah mendapat Rp67 juta," kata Djarot di Balai Sudirman, Jakarta Selatan (7/6/2017).

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menargetkan akan merenovasi 83 rumah di daerah Cilincing, Jakarta Utara. Program yang diluncurkan pada 17 April 2017 itu dibangun menggunakan dana corporate social responsibility (CSR).

Namun pada tahap awal, hanya ada 18 rumah yang akan direnovasi oleh Provinsi DKi jakarta. Hingga saat ini, tercatat ada 10 rumah di Jalan Cilincing Lama I, RT 02 dan 015 RW 03 Kelurahan Cilincing yang sudah mengalami pembongkaran.

Djarot mengatakan, Pemprov DKI sudah berkoordinasi dengan PT Tatalogam terkait pengiriman bahan material bangunan untuk program bedah rumah tersebut. Tatalogam merupakan perusahaan yang menyediakan bahan material bangunan melalui pola CSR untuk program bedah rumah itu.

Djarot bersikukuh program tersebut harus diselesaikan karena Pemprov DKI telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan pemberi dana CSR.

Menurutnya, jika program bedah rumah milik Pemprov dan Bazis dapat digabungkan, maka akan ada 30-35 rumah yang dapat direnovasi dalam sebulan di seluruh Jakarta.

"Kalau bisa kita kelola dengan baik, pengalaman kita, itu bisa 30-35. Itu sudah bagus dan lebih cepat. Makanya kita gandengkan program bedah rumah dari Bazis itu dengan kita semua," kata dia.

Baca juga artikel terkait PLT GUBERNUR DKI atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Addi M Idhom