Menuju konten utama

Direktur RANS Mundur usai Antarkan IPO, Ini Kata Manajemen

Grandy Prajayakti mengundurkan diri dari jabatan direktur RANS.

Direktur RANS Mundur usai Antarkan IPO, Ini Kata Manajemen
Rans Entertainment. foto/Rans Entertainment
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), emiten yang terafiliasi dengan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, mengumumkan pengunduran diri Grandy Prajayakti dari jabatan direktur perseroan.

Pengunduran diri ini terjadi kurang dari tiga pekan setelah perusahaan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026 lalu.

Surat permohonan pengunduran diri Grandy Prajayakti diterima manajemen pada 22 Juli 2026. Direktur Keuangan RANS, Rumunggu Yokonapita, menyatakan pengunduran diri tersebut diajukan atas dasar alasan pribadi.

"Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi," ungkap Rumunggu dalam keterbukaan informasi yang dikutip, Sabtu (25/7/2026).

Meski terjadi pergantian di jajaran direksi, Rumunggu mengatakan langkah tersebut tidak akan mengganggu operasional maupun kinerja keuangan perusahaan.

"Pengunduran diri tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan," ucapnya.

Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan pemegang saham atas pengunduran diri Grandy Prajayakti. Langkah ini sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik serta anggaran dasar perusahaan.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, perusahaan wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan permohonan pengunduran diri anggota direksi paling lambat 90 hari setelah surat permohonan diterima.

Pengunduran diri Grandy ini cukup mengagetkan, mengingat RANS baru saja mencatatkan saham perdananya di BEI pada 10 Juli 2026. Dalam penawaran umum perdana (IPO) perusahaan melepas 2,52 miliar saham atau setara 20,02 persen modal ditempatkan dengan harga Rp170 per saham, dan mengumpulkan dana sekitar Rp429,25 miliar.

Pascalisting, pergerakan saham RANS cukup fluktuatif. Sempat menyentuh auto rejection atas (ARA) pada perdagangan perdana di level Rp228 per lembar atau naik 34,12 persen.

Namun, kenaikan itu tak bertahan lama. Di hari selanjutnya saham RANS berfluktuasi. Dari 11 hari perdagangan hingga Jumat (24/7/2026), saham RANS hanya menguat empat kali dan ditutup melemah pada tujuh sesi lainnya. Pada penutupan perdagangan Jumat, saham RANS turun 6,96 persen ke level Rp214 per saham.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana