Menuju konten utama

Dinsos Jatim Fasilitasi Pemulangan Mahasiswa dari Iran

Pemulangan ini dilakukan guna memberikan perlindungan bagi mereka mengingat di negara tersebut sedang terjadi konflik.

Dinsos Jatim Fasilitasi Pemulangan Mahasiswa dari Iran
Dinas Sosial Jatim memfasilitasi pemulangan mahasiswa dari Iran pada Sabtu (5/7/2025). (FOTO/Dokumentasi Humas Pemprov Jatim)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Dinas Sosial (Dinsos) Pemprov Jawa Timur (Jatim) memfasilitasi pemulangan dan reunifikasi empat warga Jawa Timur yang berkuliah di Iran. Pemulangan ini dilakukan guna memberikan perlindungan bagi mereka, mengingat di negara tersebut sedang terjadi konflik.

"Kami pastikan para mahasiswa ini tidak hanya kembali dengan selamat, tetapi juga dengan kemudahan reunifikasi dengan keluarga," kata Kepala Dinas Sosial Jatim, Restu Novi Diani, sebagaimana dalam keterangan tertulis pada Senin (7/7/2025).

Keempat mahasiswa tersebut, kata Novi, adalah Nur Hafidzatul Ilma yang berasal dari Sidoarjo, serta Hisam Sidqi, Ali Asgar Fadhlullah, dan Agiel Laksamana Putra yang berasal dari Bangkalan. Mereka tiba di Surabaya pada Sabtu (5/7/2025).

Novi mengatakan, pemulangan ini dilakukan setelah mereka dievakuasi oleh Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran, Baku, dan Muscat Tengah.

Dalam keterangan terpisah, Kepala Rehabilitasi Sosial Dinsos Jatim, Roni Gunawan, mengatakan proses tersebut bukanlah tanpa tantangan. Tantangan yang dimaksud terkait dengan gangguan pada jalur transportasi udara di Qatar dan wilayah sekitarnya yang menghambat pemulangan mereka.

"Sehubungan dengan pemutusan akses informasi dan jalur komunikasi di wilayah Teheran, kami kesulitan untuk melakukan kontak dengan warga Jawa Timur yang masih berada di wilayah konflik tersebut," imbuh Roni kepada Tirto pada Senin (7/7/2025).

Ia pun mengatakan, mahasiswa tersebut berniat akan kembali ke Iran jika sudah aman. "Keterangan yang kami peroleh dari empat warga negara Indonesia (WNI) asal Jawa Timur dimaksud, akan kembali ke Iran bila konflik sudah mereda untuk melanjutkan studinya," ujar Roni.

Namun, untuk saat ini, pihaknya akan fokus memulangkan 5 mahasiswa lain yang juga sedang kuliah di wilayah konflik.

"Informasi terakhir yang kami dapatkan dari Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur dan Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Indonesia bahwa WNI asal Jawa Timur yang saat ini masih berada di Yaman sebanyak 5 orang, yang rencananya akan dipulangkan pada Kamis (10/7/2025), menggunakan maskapai penerbangan Etihad Airways EY472," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait ISRAEL VS IRAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Akbar Darojat Restu

tirto.id - Flash News
Kontributor: Muhammad Akbar Darojat Restu
Penulis: Muhammad Akbar Darojat Restu
Editor: Anggun P Situmorang