Menuju konten utama

Dian Sandi Dicecar 25 Pertanyaan Soal Pencemaran Nama Jokowi

Kader PSI itu mengaku siap memberikan kesaksian atas apa yang telah ditelitinya terkait keaslian ijazah sarjana Jokowi.

Dian Sandi Dicecar 25 Pertanyaan Soal Pencemaran Nama Jokowi
Dian Sandi yang merupakan kader PSI usai diperiksa terkait dugaan pencemaran nama baik Jokowi, Senin (9/5/2025). Tirto.id/Ayu Mumpuni

tirto.id - Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi, menyebut bahwa dirinya diberi 25 pertanyaan saat menjalani pemeriksaan terkait dugaan pencemaran nama baik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Pemeriksaan itu berjalan selama lima jam di Polda Metro Jaya.

"25 pertanyaan itu, saya pertama ditanyakan tentang saya mengenal Pak Jokowi atau tidak. Saya jawab bahwa saya hanya mengenal beliau sebagai seorang presiden. Saya bertemu dengan beliau itu di acara formal partai PSI tahun 2022 dan 2023," ucap Dian di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/5/2025).

Dian menerangkan bahwa dirinya juga menyerahkan beberapa dokumen yang dia kumpulkan saat meneliti keabsahan ijazah Jokowi. Namun, dia enggan menyebut dokumen apa yang diberikan.

Dia mengaku pernah mengunggah foto ijazah asli Jokowi yang didapatnya dari unggahan Universitas Gajah Mada (UGM). Dia juga mengaku memiliki satu majalah yang didapatnya dari salah satu alumnus UGM yang jadi mahasiswa di sekitar masa kuliah Jokowi.

"Saya dari awal itu jalan cari yang namanya Sipenmaru. Sipenmaru itu [ada di dalam] majalah Printis setelah zaman dulu itu. Majalah Printis itulah kemudian yang saya jadikan, wujudkan, awal untuk mencari siapa-siapa teman Pak Jokowi berkuliah," tutur Dian.

Lebih lanjut, Dian menerangkan bahwa dirinya melakukan penelusuran atas keabsahan ijazah Jokowi itu lantaran sangat mengapresiasi sosok mantan presiden tersebut. Dia juga mengakui bahwa kepemimpinan Jokowi sangat berdampak pada kampung halamannya di Lombok.

"Karena sayanglah sama beliau ini. Dua kali kalah di bawah 30 persen, tapi Lombok dibangun begitu bagus gitu sama Pak Jokowi. Itu saja sebenarnya," ujar Dian.

Dian menambahkan bahwa dirinya siap memberikan kesaksian atas apa yang telah ditelitinya terkait keaslian ijazah sarjana Jokowi.

“Menurut saya, nama saya disebut oleh terlapor. Sehingga, saya perlu dikonfirmasi kembali. Nah, klarifikasi inilah saya hadiri. Tapi, kan, tidak cukup sehari. Besok juga saya akan datang lagi," ungkap dia.

Baca juga artikel terkait IJAZAH JOKOWI atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fadrik Aziz Firdausi