tirto.id - Daya tampung Universitas Andalas (Unand) 2026 jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) bisa menjadi rujukan calon mahasiswa baru. Cek daftar jurusan yang paling sedikit peminatnya.
Seturut laman resmi SNPMB, tahapan SNBT 2026 telah memasuki fase pendaftaran. Sesuai jadwal, pendaftaran (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) berlangsung pada periode 25 Maret—7 April 2026. Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan peserta telah memiliki referensi prodi dan universitas tujuan.
Salah satu universitas yang memiliki banyak peminat yaitu Unand. Dalam seleksi SNBT 2026, kelulusan calon mahasiswa ditentukan berdasarkan skor yang diperoleh dari UTBK. Adapun pelaksanaan UTBK digelar pada 21–30 April 2026.
Daya Tampung Unand 2026 SNBT
Unand merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Hingga tahun 2026, Unand tetap menjadi salah satu kampus favorit di Sumatera dengan reputasi akademik yang kuat.
Berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) No. 1120/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/XII/2023, Unand terakreditasi Unggul hingga 5 Desember 2028. Dalam jalur SNBT 2026, Unand membuka 55 program Sarjana dan 4 program Diploma Tiga.
Bagi calon mahasiswa yang ingin memilih Unand sebagai kampus tujuan, maka perlu mencermati daya tampung yang tersedia. Melalui daya tampung ini, calon mahasiswa dapat menelaah rasionalitas tingkat kelulusan.
Berikut rincian daya tampung Unand 2026 SNBT yang dapat menjadi acuan:
- Agribisnis: 80 kuota
- Agroteknologi: 100 kuota
- Kedokteran: 88 kuota
- Keperawatan: 63 kuota
- Kesehatan Masyarakat: 75 kuota
- Kedokteran Gigi: 30 kuota
- Kimia: 50 kuota
- Biologi: 50 kuota
- Matematika: 50 kuota
- Fisika: 50 kuota
- Teknik Komputer: 50 kuota
- Peternakan: 160 kuota
- Teknik Mesin: 60 kuota
- Teknik Sipil: 70 kuota
- Teknik Industri: 50 kuota
- Teknik Lingkungan: 64 kuota
- Teknik Elektro: 70 kuota
- Farmasi: 70 kuota
- Teknik Pertanian Dan Biosistem: 56 kuota
- Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian: 49 kuota
- Sistem Informasi: 48 kuota
- Psikologi: 52 kuota
- Ilmu Tanah: 55 kuota
- Agroekoteknologi: 50 kuota
- Peternakan (Kampus II Payakumbuh): 55 kuota
- Kebidanan: 35 kuota
- Gizi: 52 kuota
- Proteksi Tanaman: 75 kuota
- Penyuluhan Pertanian: 22 kuota
- Teknologi Industri Pertanian: 40 kuota
- Ilmu Biomedis: 20 kuota
- Ekonomi: 65 kuota
- Hukum: 224 kuota
- Sejarah: 50 kuota
- Sosiologi: 45 kuota
- Antropologi Sosial: 40 kuota
- Manajemen: 90 kuota
- Akuntansi: 90 kuota
- Ilmu Politik: 45 kuota
- Administrasi Publik: 47 kuota
- Sastra Indonesia: 48 kuota
- Sastra Inggris: 60 kuota
- Sastra Minangkabau: 45 kuota
- Sastra Jepang: 45 kuota
- Hubungan Internasional: 45 kuota
- Ilmu Komunikasi: 60 kuota
- Manajemen (Kampus 2 Payakumbuh): 47 kuota
- Ekonomi Pembangunan (Kampus Payakumbuh): 41 kuota
- Informatika: 38 kuota
- Arsitektur: 14 kuota
- Ekonomi Islam: 20 kuota
- Kewirausahaan: 20 kuota
- Statistika Dan Sains Data: 20 kuota
- Arkeologi: 30 kuota
- Nutrisi Dan Teknologi Pakan Ternak: 20 kuota
- Akuntansi: 47 kuota
- Administrasi Perkantoran: 25 kuota
- Perbankan Dan Keuangan: 45 kuota
- Manajemen Pemasaran: 33 kuota
Jurusan Sedikit Peminat Unand 2026 SNBT
Dari berbagai prodi yang dibuka Unand, terdapat beberapa jurusan yang sepi peminat. Hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai faktor, misalnya termasuk prodi baru yang dibuka hingga prospek kerja yang kurang menjanjikan.
Berikut rincian daftar jurusan yang sedikit peminat Unand 2026 SNBT mengacu pada data peminat tahun 2025:
- Sastra Minangkabau: 65 Peminat
- Fisika: 80 Peminat
- Matematika: 126
- Ekonomi Islam: 128 Peminat
- Sejarah: 129 Peminat
- Penyuluhan Pertanian: 132 Peminat
- Peternakan: 131
- Sastra Indonesia: 137 Peminat
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id



































