Menuju konten utama

Daftar Upaya Percobaan Pembunuhan Trump dari Waktu ke Waktu

Insiden percobaan pembunuhan Trump sudah beberapa kali terjadi. Donald Trump masih selamat meski dalam sebuah peristiwa, sempat ada pelurut menyerempet.

Daftar Upaya Percobaan Pembunuhan Trump dari Waktu ke Waktu
Presiden AS Donald Trump, didampingi oleh Direktur CIA John Ratcliffe (tengah-kiri), Menteri Perang Pete Hegseth (kedua-kanan) dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine (kanan), berbicara selama konferensi pers di Ruang Briefing Pers James S. Brady Gedung Putih pada 6 April 2026 di Washington, DC. AFP/Andrew Harnik/Getty Images

tirto.id - Kasus dugaan penembakan Donald Trump kembali terjadi dalam acara pada Sabtu (25/4/2026) waktu AS. Sebelumnya, Trump beberapa kali jadi target upaya pembunuhan. Berikut daftar percobaan pembunuhan terhadap Trump yang pernah terjadi.

Jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih (White House Correspondents Association) mendadak genting. Para pejabat eksekutif AS yang hadir dalam acara tahunan itu buru-buru dievakuasi, termasuk Presiden dan Wakil Presiden AS, Donald Trump dan JD Vance.

Musababnya adalah seorang pria bersenjata yang menyerbu lobi acara tersebut. Ia melepaskan tembakan, membuat semua orang panik.

Seturut Al Jazeera, pria bersenjata ini kemudian ditahan otoritas keamanan. Media AS mengidentifikasi pria tersebut sebagai Cole Tomas Allen dari Torrance, California.

Belum jelas apakah Allen menargetkan Trump dalam aksi penembakan itu. Namun, Presiden AS itu memang pernah terlibat berbagai insiden terkait keamanan, termasuk upaya pembunuhan. Apa saja peristiwanya?

Daftar Percobaan Pembunuhan Trump Sepanjang Masa

Insiden terkait keamanan yang terjadi pada Donald Trump berlangsung baik selama masa kepresidenannya maupun kampanye untuk pemilu. Beberapa di antaranya merupakan upaya pembunuhan langsung.

Berikut adalah daftar kasus percobaan pembunuhan dan insiden terkait keamanan Trump sepanjang masa.

1. Ditembak Saat Pidato Kampanye, tapi Meleset

Upaya pembunuhan Trump paling tersohor terjadi pada 1 Juli 2024. Kala itu, Trump sedang berkampanye untuk masa kepresidenan yang kedua di Butler County.

Trump sedang berada di atas panggung dan bicara kepada khalayak. Tak lama setelahnya, setidaknya lima kali suara tembakan terdengar.

Trump terjatuh, agen Secret Service AS bergegas mengerumuninya. Selang beberapa menit, Trump kembali berdiri lalu dievakuasi dalam kerumunan staf keamanan.

Tembakan itu rupanya meleset dan hanya mengenai telinga Trump. Saat Trump kembali berdiri usai selesainya tembakan, cipratan darah dari kupingnya tampak di wajahnya.

2. Upaya Penembakan di Lapangan Golf

Selang beberapa bulan pasca penembakan di Butler County, Trump kembali jadi target percobaan pembunuhan. Kali ini terjadi pada 15 September 2024 ketika Trump sedang bermain golf di resor West Palm Springs miliknya di Florida.

Trump sedang bermain golf bersama temannya yang kini jadi utusan khususnya, Steve Witkoff, kala itu. Tiba-tiba, suara tembakan terdengar sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Rupanya, tembakan itu berasal dari agen Secret Service. Agen tersebut dilaporkan melihat ada laras senjata di semak-semak dekat tepi lapangan. Beberapa agen lalu melesatkan tembakan ke arahnya.

Pelaku uoaya penembakan Trump ini diidentifikasi sebagai Ryan Wesley Routh (58). Ia kemudian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena merencanakan pembunuhan pada Trump.

3. Polisi Menyusup Jadi Tim Keamanan Trump

Pada 3 September 2025, sebuah insiden keamanan kembali dialami Trump. Kala itu, seorang petugas Departemen Kepolisian New York (NYPD) bernama Melvin Eng berpura-pura jadi tim keamanan Trump untuk acara turnamen golf Ryder Cup di New York.

Eng datang membaur dengan tim keamanan dalam pakaian dan senjata taktis lengkap. Namun, hari itu Eng sebenarnya sedang cuti sakit. Ia juga tidak punya penugasan resmi untuk jadi tim keamanan Trump.

Alhasil, Eng ditangguhkan dari dinas NYPD. Penyelidikan atas insiden itu juga kemudian dilakukan.

4. Pria Bersenjata di Rumah Pribadi Trump

Pada 4 Februari 2026 lalu, seorang pria bersenjata menerobos perimeter keamanan rumah pribadi Trump di resor Mar-a-Lago di Florida. Ia ditemukan petugas sedang menenteng jerigen bensin dan senapan.

Entah apa tujuan pria tersebut, namun petugas keamanan menembak pria itu hingga terbunuh. Pria itu kemudian diidentifikasi sebagai Austin Tucker Martin (21) dari North Carolina.

Ketika insiden itu terjadi, Trump tak berada di kediamannya saat itu. Sementara rumahnya dimasuki pria bersenjata tak dikenal, Trump disebut sedang berada di Washington.

Baca juga artikel terkait PEMBUNUHAN TOKOH atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar