tirto.id - PP PBSI selaku induk badminton Indonesia merombak beberapa pasangan ganda putra dan ganda putri. Mereka dijadwalkan bermain dengan pasangan barunya di Hong Kong Open, China Masters, dan Korea Open 2025. Siapa saja mereka?
Empat pasangan ganda putri Indonesia mengalami perombakan. Menurut informasi di media sosial Instagram @badminton.ina, empat pasangan baru tersebut akan mulai beraksi di Hong Kong Open 2025 yang digelar pada 9-14 September. Mereka juga akan main di China Masters 2025 pada 16-21 September.
Mereka adalah Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Satu pasangan lainnya adalah Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang sebelumnya memang pernah bermain bersama.
Nama mereka berempat juga sudah tercantum dalam daftar pemain di Hong Kong Open 2025 yang telah dirilis BWF. Bedanya adalah hanya Apri/Fadia yang terdaftar di babak kualifikasi. Sedangkan Lanny/Amallia, Febriana/Meilysa, dan Rachel/Febi langsung masuk babak utama.
Dari mereka semua, hanya pasangan Apri/Fadia yang sudah memiliki ranking di BWF yakni peringkat 145 dunia. Maklum saja, mereka bahkan masih main bersama di BWF World Tour 2025 ini.
Turnamen terakhir mereka sebagai pasangan terjadi di All England 2025. Langkah mereka saat itu terhenti di babak 16 besar karena kalah dari Tan Pearly/Thinaah Muralitharan (Malaysia).
Prestasi mereka ketika dipasangkan juga terhitung bagus. Apri/Fadia pernah meraih medali emas SEA Games 2021 dan medali perak atau runner-up Kejuaraan Dunia 2023.
Di level World Tour, Apri/Fadia tiga kali menjadi juara di Malaysia Open 2022, Singapore Open 2022, dan Hong Kong Open 2023. Mereka juga dua kali menjadi runner-up di Indonesia Masters 2022 dan Hylo Open 2023.
Sayangnya ketika bermain dengan partner berikutnya, prestasi mereka tidak terlalu bagus. Apri belum meraih prestasi bersama Febi. Capaian Fadia masih lebih bagus karena juara Thailand Masters 2025 bersama Lanny.
Sementara itu bagi Lanny/Amallia, Febriana/Meilysa, dan Rachel/Febi, ini akan menjadi pengalaman pertama mereka bermain dengan partner barunya. Amallia sendiri sebelumnya adalah partner Febriana dan Rachel bermain dengan Meilysa.
Dua pasangan baru lainnya hadir dari sektor ganda putra. Fajar Alfian akan bermain dengan Muhammad Shohibul Fikri dan Muhammad Rian Ardianto menjadi partner baru Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
"Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan akan turun berlaga di China Masters Super 750 (16-21 September) dan Korea Open Super 500 (23-28 September). Persiapan akan dimulai setelah Kejuaraan Dunia 2025 selama dua pekan dengan keikutsertaan Fajar/Rian di Hong Kong Open bakal ditarik. Good luck for new journey!" demikian pernyataan resmi PP PBSI di akun Instagram @badminton.ina.
PBSI tampaknya terbuka dengan opsi rombak pasangan setelah melihat prestasi Fajar/Fikri di China Open 2025 lalu. Bermain di level Super 1000, Fajar/Fikri sebagai pasangan baru sukses keluar sebagai juara. Prestasi itu menjadi gelar kedua badminton Indonesia di World Tour 2025 setelah Lanny/Fadia juara Thailand Masters.
Secara keseluruhan, Fajar/Fikri bermain di dua turnamen saat Tur Asia Selatan lalu. Selain juara di China Open, mereka sebelumnya menembus babak perempat final Japan Open. Saat itu mereka gugur karena kalah dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia).
Bahkan, tidak sedikit netizen yang berharap Fajar/Fikri menjadi pasangan tetap setelah keberhasilan di China Open. Walau keduanya pemain bertipe playmaker atau pemain depan, namun tidak membuat adanya halangan meraih gelar juara.
Di sisi lain, bagi Rian ini akan menjadi pengalaman pertamanya bermain dengan selain Fajar. Tapi bagi Yeremia, ia sebelumnya bermain dengan Rahmat Hidayat dan Pramudya Kusumawardana.
Belum diketahui apakah enam pasangan baru tersebut akan menjadi pasangan tetap. Hasil di turnamen yang diikuti nanti tentu bisa menjadi pertimbangan apakah mereka akan menjadi pasangan tetap atau kembali ke pasangan lama sebelum Race to Olympics 2028.
Penulis: Wan Faizal
Editor: Permadi Suntama
Masuk tirto.id


































