Menuju konten utama

Daftar Negara yang Boikot Piala Dunia dalam Sejarah Selain Iran

Timnas Iran boikot Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko, dan Kanada, setelah AS-Israel membunuh Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan menyerang negara mereka.

Daftar Negara yang Boikot Piala Dunia dalam Sejarah Selain Iran
Ali Gholizadeh dari Iran mendapat penghiburan setelah golnya dianulir pada pertandingan sepak bola grup B Piala Dunia antara Wales dan Iran, di Stadion Ahmad Bin Ali di Al Rayyan, Qatar, Jumat, 25 November 2022. (AP Photo/ Frank Augstein)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah Iran menyatakan tim nasional (Timnas) sepak bola mereka tidak bisa berpartisipasi alias boikot Piala Dunia 2026 setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara bersama Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, Rabu (11/3/2026).

"Menimbang bahwa rezim korup ini sudah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia," kata Donyamali kepada televisi pemerintah Iran, dikutip dari Reuters.

Turnamen Piala Dunia 2026 segera digelar di tiga negara tuan rumah, yakni AS, Meksiko, dan Kanada, mulai 11 Juni sampai 19 Juli 2026.

Ajang tersebut menjadi edisi pertama Piala Dunia dengan 48 tim peserta.

Kasus Iran mundur dari Piala Dunia 2026 bukanlah yang pertama dalam sejarah Piala Dunia FIFA.

Walaupun jarang terjadi di putaran final modern, sejumlah negara atau kelompok negara pernah melakukan boikot Piala Dunia, entah karena alasan politik, ketidakadilan, atau sebagai bentuk protes.

Daftar Negara yang Pernah Boikot Piala Dunia

Dalam sejarah modern Piala Dunia, hampir tidak ada negara yang memboikot putaran final Piala Dunia setelah berhasil lolos kualifikasi karena alasan politik, setidaknya sebelum kasus Iran pada 2026.

Ancaman boikot memang pernah muncul, misal pada Piala Dunia 1978 di Argentina dan Piala Dunia 2022 di Qatar, tetapi tidak pernah benar-benar terealisasi.

Boikot paling berdampak terjadi pada Piala Dunia 1966, saat negara-negara Afrika menolak untuk berpartisipasi sejak babak kualifikasi. Tekanan tersebut akhirnya memaksa FIFA mereformasi sistem alokasi jatah negara Piala Dunia untuk setiap benua.

Berikut daftar negara yang pernah boikot Piala Dunia selain Timnas Iran.

Piala Dunia 1930 di Uruguay

Beberapa negara Eropa secara massal menolak hadir di Piala Dunia 1930. Hanya empat tim Eropa yang datang dari total 13 peserta, yakni Belgia, Prancis, Rumania, dan Yugoslavia.

Itu pun, mereka datang ke Uruguay karena ada intervensi langsung dari Presiden FIFA Jules Rimet yang menjamin biaya perjalanan.

Jarak perjalanan ke Amerika Selatan terlalu jauh, sementara biaya perjalanan laut mahal, karena saat itu belum ada pesawat komersial. Kasus ini lebih dipicu faktor logistik ketimbang boikot politik.

Piala Dunia 1934 di Italia

Uruguay (juara bertahan 1930) memutuskan boikot total Piala Dunia 1934. La Celeste protes karena banyak negara Eropa, sebelumnya menolak datang ke Piala Dunia 1930.

Di sisi lain, Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia (United Kingdom) juga menolak ikut meski diundang langsung. Alasannya, mereka menganggap kompetisi British Home Championship lebih bergengsi, dan pada saat itu mereka juga sedang "mengasingkan diri" dari FIFA.

Piala Dunia 1938 di Perancis

Uruguay dan Argentina memboikot Piala Dunia 1938, walau sebenarnya Argentina sempat mendaftar, sebelum akhirnya memutuskan mundur.

Kedua negara tersebut memprotes keputusan FIFA yang menggelar turnamen Piala Dunia di Eropa dua kali beruntun pada 1934 dan 1938. Mereka menuntut tuan rumah Piala Dunia dirotasi ke Amerika Selatan.

Piala Dunia 1950 FIFA di Brasil

India, Turki, dan Skotlandia mundur dari Piala Dunia 1950 meski sudah lolos atau memiliki hak untuk ikut. Alasannya, saat itu biaya perjalanan ke Brasil dianggap mahal, selain juga ada masalah internal federasi. India misalnya, saat itu mereka lebih memilih fokus ke Olimpiade.

Kualifikasi Piala Dunia 1958 Swedia

Indonesia, Mesir, dan Sudan menolak bermain melawan Israel pada babak kualifikasi Piala Dunia 1958. Di sisi lain, FIFA menolak opsi venue netral. Akibatnya ketiga negara tadi memilih mundur dari kualifikasi Piala Dunia 1958.

Piala Dunia 1966 di Inggris

Seluruh negara Afrika, tepatnya 15 anggota Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), memboikot seluruh proses kualifikasi Piala Dunia 1966. Alasannya, FIFA hanya memberi satu slot gabungan untuk Afrika, Asia, dan Oseania.

Kebijakan ini dianggap tidak adil dan CAF menuntut slot khusus untuk benua Afrika. Boikot tersebut sukses, FIFA kemudian memberi jatah khusus untuk setiap benua mulai Piala Dunia 1970.

Kualifikasi Piala Dunia 1974 (Jerman Barat)

Uni Soviet (USSR) menolak untuk main leg kedua playoff melawan Chili di Santiago. Stadion Estadio Nacional saat itu baru saja dipakai sebagai tempat eksekusi tahanan selepas kudeta militer yang dipimpin Augusto Pinochet.

FIFA akhirnya mendiskualifikasi Uni Soviet, sehingga Chili lolos otomatis ke Piala Dunia 1974.

Baca juga artikel terkait DAFTAR NEGARA atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Olahraga
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Iswara N Raditya