tirto.id - Hari Raya Idul Adha 1447 H diperkirakan akan jatuh pada akhir Mei 2026. Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, ketetapan hisab menunjukkan bahwa 10 Zulhijah atau hari penyembelihan hewan kurban akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Penetapan ini membantu umat Muslim di wilayah Jabodetabek untuk mulai mempersiapkan anggaran guna menunaikan ibadah tahunan tersebut.
Ibadah kurban sendiri bukan sekadar ritual penyembelihan, melainkan manifestasi dari ketakwaan yang merujuk pada ketulusan Nabi Ibrahim AS. Secara filosofis, kata "Kurban" yang berasal dari bahasa Arab Qurbanan memiliki makna "mendekatkan diri". Dengan menyisihkan sebagian harta untuk membeli hewan ternak terbaik, seorang hamba berusaha mengikis sifat egoisme dan mempererat kedekatannya kepada Sang Pencipta.
Lebih dari sisi spiritual, Idul Adha juga berfungsi sebagai instrumen penguat solidaritas sosial. Melalui distribusi daging kurban kepada fakir miskin dan masyarakat terdampak ekonomi di kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya, esensi berbagi menjadi nyata.
Keberkahan kurban diharapkan tidak hanya dirasakan oleh mereka yang berkurban, tetapi juga membawa kebahagiaan kolektif bagi seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Harga Kurban Sapi dan Kambing 2026 di Jabodetabek
Berkurban sangat dianjurkan dengan menyembelih hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, atau unta. Di Indonesia sendiri, masyarakat umumnya memilih sapi dan kambing sebagai hewan kurban utama. Menjelang tibanya Hari Raya Idul Adha 1447 H, antusiasme masyarakat untuk mencari hewan ternak terbaik biasanya mulai meningkat secara signifikan.
Tingginya permintaan pasar menjelang hari H sering kali memicu fluktuasi harga di tingkat pedagang maupun lembaga sosial. Harga hewan kurban di wilayah Jabodetabek dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari bobot hingga jenis ras. Berikut adalah estimasi harga hewan kurban sapi dan kambing tahun 2026 untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Untuk tahun ini, harga sapi dengan bobot 220 hingga 370 kilogram berkisar antara Rp20.500.000 hingga Rp27.000.000 per ekor. Harga tersebut bersifat praktis karena sudah termasuk biaya perawatan, pakan berkualitas, fasilitas kandang, hingga ongkos kirim langsung ke alamat tujuan di area Jabodetabek.
Harga Sapi Kurban 2026 di Jabodetabek
Berdasarkan data harga yang dihimpun dari sejumlah penyedia hewan ternak, berikut adalah rincian harga kurban sapi tahun 2026 di wilayah Jabodetabek:
- Bobot 220-270 KG: Rp20.500.000
- Bobot 271-300 KG: Rp23.500.000
- Bobot 301-330 KG: Rp25.000.000
- Bobot 331-350 KG: Rp26.000.000
- Bobot 351-370 KG: Rp27.000.000
Harga Kambing dan Domba Kurban 2026 di Jabodetabek
Berdasarkan harga yang ditetapkan oleh sejumlah penjual hewan ternak, berikut adalah perkiraan harga hewan kurban jenis kambing dan domba tahun 2026 untuk wilayah Jabodetabek. Pilihan yang tersedia sangat beragam, mulai dari jenis Domba Dugul, Domba Bertanduk, hingga varian Kambing Jawa dan Bligon dengan rincian sebagai berikut:
Domba Dugul (Non-Tanduk)
- Bobot 22-25 KG: Rp2.600.000
- Bobot 26-28 KG: Rp2.900.000
- Bobot 29-31 KG: Rp3.150.000
- Bobot 32-34 KG: Rp3.400.000
- Bobot 35-37 KG: Rp3.650.000
Domba/Kambing Bertanduk
- Bobot 22-25 KG: Rp2.800.000
- Bobot 26-28 KG: Rp3.100.000
- Bobot 29-31 KG: Rp3.400.000
- Bobot 32-34 KG: Rp3.700.000
- Bobot 35-37 KG: Rp4.000.000
Kambing Bligon
- Jantan Dewasa: Rp3.450.000-Rp3.650.000
- Jantan Muda: Rp2.000.000-Rp2.150.000
- Jantan Cempe: Rp1.100.000-Rp1.300.000
- Betina Dewasa: Rp1.750.000-Rp1.850.000
- Betina Muda: Rp1.500.000-Rp1.650.000
- Betina Cempe: Rp950.000-Rp1.000.000
Kambing Jawa
- Jantan Dewasa: Rp1.600.000-Rp2.400.000
- Jantan Muda: Rp1.650.000-Rp1.700.000
- Jantan Cempe: Rp1.150.000-Rp1.300.000
- Betina Dewasa: Rp1.500.000-Rp1.550.000
- Betina Muda: Rp1.200.000-Rp1.250.000
- Betina Cempe: Rp600.000-Rp750.000
Paket Doka (Domba Kurban)
- Doka Ekonomis (21-22 KG): Rp1.799.000
- Doka Standar (23-25 KG): Rp1.999.000
- Doka Medium (26-28 KG): Rp2.599.000
- Doka Premium (29-33 KG): Rp2.999.000
Penulis: Satrio Dwi Haryono
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id































