tirto.id - Hal baru yang dipelajari di kantin ternyata memiliki banyak manfaat untuk siswa. Nilai-nilai penting seperti kesehatan, kebersihan, hingga tanggung jawab bisa dipelajari di kantin sekolah.
Dalam Kurikulum Merdeka, siswa akan belajar banyak hal, termasuk hal baru yang dipelajari di UKS maupun kantin sekolah masing-masing. Kantin dan UKS sekolah merupakan bagian penting dari sekolah yang menunjang program pembinaan karakter dan kebiasaan hidup sehat.
Lantas, apa saja peranan dari kantin sekolah? Simak ulasan selengkapnya berikut.

Hal Baru yang Dipelajari di Kantin sebagai Bagian Penting Sekolah?
Kantin sekolah kini tidak hanya dipandang sebagai tempat jajan, tapi juga sebagai ruang edukatif yang mendukung pembentukan karakter dan kebiasaan sehat siswa.
Dilansir dari laman SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo, kantin yang ideal adalah kantin yang higienis, ramah lingkungan, dan mendidik. Hal ini menjawa pertanyaan terkait apa manfaat kantin sekolah bagi siswa?
Jawabannya: ada banyak hal baru yang dipelajari di kantin sekolah, diantaranya:
1. Memilih Makanan Sehat dan Mengenal Gizi Seimbang
Salah satu hal baru yang dipelajari di kantin adalah kemampuan memilih makanan yang sehat dan bergizi. Siswa mulai dikenalkan dengan makanan bergizi seimbang, seperti sayur, buah, dan makanan yang tidak mengandung bahan pengawet berbahaya. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari apa itu program kantin sehat, di mana makanan yang dijual harus memenuhi standar gizi dan kebersihan. Pengetahuan ini membantu siswa membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini.2. Belajar Manajemen Keuangan Sejak Dini
Dengan membawa uang saku terbatas, siswa belajar cara mengatur pengeluaran harian di kantin. Mereka belajar membandingkan harga makanan, memilih sesuai kebutuhan, bukan hanya keinginan. Ini menjadi bagian dari hal baru yang dipelajari di kantin yang sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari. Selain itu, kemampuan ini mendukung penguatan karakter dalam hal tanggung jawab dan pengambilan keputusan.3. Etika Antri dan Sopan Santun di Kantin
Kantin sekolah menjadi tempat ideal bagi siswa untuk belajar etika dalam kehidupan sosial, seperti antri dan menghargai giliran orang lain. Kebiasaan kecil ini sebenarnya berperan besar dalam membentuk karakter siswa. Inilah mengapa kantin juga mendukung tujuan pendidikan karakter selain menyediakan makanan.4. Menjaga Kebersihan Lingkungan Kantin
Siswa juga belajar membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan sisa makanan atau bungkus plastik setelah makan. Hal ini bukan hanya mendidik siswa untuk peduli lingkungan, tetapi juga mendukung terciptanya kantin yang higienis dan ramah lingkungan, sesuai dengan prinsip program kantin sehat. Kegiatan ini termasuk dalam edukasi kebersihan yang ditanamkan secara konsisten di sekolah.5. Kesadaran akan Sampah Plastik dan Kantin Ramah Lingkungan
Seiring meningkatnya kesadaran lingkungan, banyak kantin sekolah mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Siswa diperkenalkan pada penggunaan wadah makanan sendiri, botol minum isi ulang, dan pemilahan sampah. Ini menjadi bagian dari apa itu program kantin sehat yang juga mendukung pelestarian lingkungan. Kantin pun berfungsi sebagai laboratorium mini untuk pendidikan lingkungan hidup.6. Keterampilan Sosial dan Kebersamaan
Melalui interaksi di kantin, siswa belajar berkomunikasi dengan teman baru, berbagi makanan, hingga bekerja sama menjaga kebersihan meja makan. Hal baru yang dipelajari di kantin ini penting dalam mengembangkan kemampuan sosial dan empati terhadap sesama. Nilai kebersamaan yang tumbuh secara alami di lingkungan kantin sangat mendukung pembentukan kepribadian yang positif.7. Semangat Wirausaha Sejak Usia Sekolah
Beberapa sekolah memberikan kesempatan pada siswa untuk terlibat dalam kegiatan bazar makanan atau membantu di kantin sekolah. Kegiatan ini memperkenalkan siswa pada konsep dasar wirausaha kecil-kecilan, seperti pengelolaan bahan, penetapan harga, hingga pelayanan pelanggan.8. Pengenalan Label Gizi dan Informasi Produk
Siswa mulai diperkenalkan pada label makanan kemasan, termasuk informasi gizi seperti kalori, gula, dan lemak. Ini termasuk bagian dari edukasi di kantin sehat, yang bertujuan agar siswa menjadi konsumen cerdas. Dengan memahami label, mereka bisa membedakan mana makanan yang baik dikonsumsi rutin, dan mana yang sebaiknya dibatasi.9. Kritis terhadap Jajanan Sekitar Sekolah
Siswa juga diajak untuk lebih selektif terhadap jajanan yang ada, termasuk membandingkan jajanan di luar sekolah dengan yang tersedia di kantin. Mereka mulai menyadari pentingnya keamanan pangan, bahan pewarna alami vs buatan, serta dampak jangka panjang dari konsumsi jajanan sembarangan. Hal ini menjadi bagian penting dari hal baru yang dipelajari di kantin, yang turut memperkuat pengetahuan kesehatan secara praktis.
Apa Saja Peranan dan Fungsi Kantin Sekolah?
Setelah mengetahui bahwa ada banyak hal baru yang dipelajari di kantin sekolah, ternyata kantin sekolah memiliki peranan penting sebagai bagian dari kurikulum dan pendidikan karakter siswa.
Dilansir dari laman SMAN 1 Taman Sidoarjo, kantin harus menjadi ruang yang mendidik dan mendorong kebiasaan hidup sehat. Hal ini juga sejalan dengan konsep program kantin sehat yang tidak hanya fokus pada makanan, tetapi juga lingkungan dan karakter siswa.
Apa itu program kantin sehat? Menurut laman Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah Kemdikbud, kantin sehat sekolah adalah tempat warga satuan pendidikan termasuk peserta didik dapat membeli makanan dan minuman yang sehat, baik makanan utama yang bergizi seimbang atau makanan selingan.
Untuk menunjang program kantin sehat, diperlukan 4 pilar yang harus bersinergi yaitu komitmen dan manajemen sekolah, sumber daya manusia, sarana prasarana, dan mutu pangan.
Dilansir dari laman Sukma Bangsa Bireun, peranan dari kantin sekolah juga dapat mempengaruhi pola makan, perilaku, hingga pembentukan nilai sosial siswa.
Lantas, apa fungsi utama kafetaria sekolah? Berikut ini merupakan peranan dan fungsi kantin sekolah yang penting untuk diketahui:
1. Menyediakan Makanan dan Minuman Sehat dan Bergizi
Fungsi utama dari kantin sekolah adalah menyediakan makanan dan minuman yang sehat, bergizi, serta aman untuk dikonsumsi siswa. Makanan yang dijual harus memenuhi standar gizi yang baik, bebas dari bahan berbahaya seperti pewarna sintetis dan pengawet berlebihan. Inilah yang menjadi inti dari apa itu program kantin sehat, yaitu menciptakan lingkungan kantin yang berorientasi pada kesehatan siswa. Fungsi ini mendukung siswa untuk tumbuh dan belajar secara optimal, tanpa gangguan akibat konsumsi makanan yang tidak sehat.2. Mendukung Program Pendidikan Gizi dan Karakter
Kantin juga menjadi media edukasi yang efektif dalam mengenalkan pentingnya makanan bergizi dan etika sosial. Melalui pilihan makanan yang disediakan, siswa belajar tentang gizi seimbang, membaca label makanan, serta memilih makanan secara sadar. Hal ini berkaitan langsung dengan hal baru yang dipelajari di kantin, termasuk kebiasaan makan sehat dan bertanggung jawab. Edukasi ini juga memperkuat karakter siswa dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.3. Memberikan Kemudahan dan Praktisitas bagi Siswa dan Guru
Kehadiran kantin sekolah memberikan kemudahan bagi siswa dan guru untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum tanpa harus keluar lingkungan sekolah. Ini menjawab pertanyaan apa fungsi utama kafetaria sekolah? yakni menciptakan kenyamanan dan efisiensi waktu selama aktivitas belajar. Kantin yang tertib dan teratur juga memudahkan pengawasan, terutama bagi siswa yang masih di tingkat sekolah dasar atau menengah pertama.4. Menjadi Sarana Pembelajaran Nonformal
Kantin adalah tempat di mana siswa dapat mempelajari banyak nilai secara tidak langsung. Misalnya, belajar manajemen keuangan sederhana, etika antri, serta menjalin interaksi sosial. Ini merupakan bagian dari hal baru yang dipelajari di kantin yang memberikan kontribusi besar dalam pengembangan kecerdasan sosial dan emosional siswa. Dalam beberapa sekolah, bahkan siswa dilibatkan langsung dalam pengelolaan kantin atau kegiatan bazar makanan sebagai bentuk wirausaha kecil-kecilan.5. Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan Sekolah
Dalam artikel dari SMAN 1 Taman Sidoarjo, dijelaskan pentingnya mengembangkan kantin yang ramah lingkungan. Ini dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menyediakan tempat sampah terpilah, serta mendukung penggunaan wadah makanan dari rumah. Fungsi ini sangat mendukung pembelajaran mengenai kantin sehat, serta mendukung pertanyaan apa manfaat kantin sekolah bagi siswa? dalam hal kepedulian terhadap lingkungan.6. Meningkatkan Kesejahteraan Sekolah dan Kemandirian Finansial
Beberapa sekolah menggunakan sistem kerja sama atau pengelolaan mandiri pada kantin sekolah yang hasilnya bisa digunakan untuk mendukung kegiatan siswa. Dengan kata lain, kantin juga berfungsi sebagai sumber pendapatan tambahan yang dikelola secara transparan. Hal ini dapat menjadi wahana pendidikan ekonomi yang baik bagi siswa dalam memahami konsep usaha sekolah yang sehat dan produktif.7. Mendukung Implementasi Trias UKS
Walaupun secara fisik terpisah, kantin dan UKS memiliki keterkaitan erat dalam hal promosi kesehatan. Kantin yang menyediakan makanan bergizi dan aman turut mendukung pilar pendidikan kesehatan dalam trias UKS. Dengan demikian, kantin bukan hanya tempat makan, tetapi bagian dari sistem kesehatan sekolah yang terintegrasi melalui program UKS dan program kantin sehat.
Hal Baru Yang Dipelajari di UKS sebagai Bagian Penting Sekolah
Unit Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan fasilitas penting dalam menunjang pembinaan dan pendidikan kesehatan bagi peserta didik. Mengacu pada UKS Kemdikbud, tujuan UKS adalah meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik sehingga dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan secara optimal.
Dalam pelaksanaannya, UKS menerapkan prinsip Trias UKS, yaitu:
- Pendidikan Kesehatan: Melalui pencegahan penyakit seperti imunisasi dan minum obat cacing.
- Pelayanan Kesehatan: Melalui kegiatan peningkatan pengetahuan secara intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler dan pembiasaan PHBS.
- Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat: Dengan melengkapi sarana prasarana PHBS, antara lain air bersih, toilet, tempat cuci tangan, tempat sampah, saluran drainase.
Lantas, apa saja hal baru yang dipelajari di UKS? Berikut ini hal baru yang dipelajari di UKS yang dirasakan langsung oleh para siswa:
1. Pertolongan Pertama dan Penanganan Cedera Ringan
Siswa diajarkan cara menangani luka kecil, seperti goresan atau mimisan, menggunakan perlengkapan P3K. Ini termasuk dalam aspek pelayanan kesehatan dari program UKS yang melatih siswa agar sigap dan tidak panik dalam situasi darurat ringan.2. Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Salah satu hal baru yang dipelajari di UKS adalah pentingnya menerapkan PHBS, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan tubuh, serta menjaga kebersihan toilet sekolah. Edukasi ini merupakan bagian dari pendidikan kesehatan dalam trias UKS.3. Etika Kesehatan di Lingkungan Sekolah
Siswa belajar etika batuk dan bersin, cara membuang tisu bekas, serta menjaga jarak saat sedang sakit. Ini membantu siswa menjadi lebih sadar akan penyebaran penyakit dan pentingnya menjaga kebersihan bersama, termasuk menjaga lingkungan sekolah sehat, sesuai pilar ketiga trias UKS.4. Pengenalan Alat Kesehatan Dasar
Di ruang UKS, siswa dikenalkan dengan alat-alat kesehatan sederhana seperti termometer, timbangan, atau tensimeter. Ini bagian dari hal baru yang dipelajari di UKS yang menambah pengetahuan praktis dan bisa bermanfaat di luar sekolah.5. Pemeriksaan Kesehatan Berkala
Siswa mendapatkan pemeriksaan tinggi dan berat badan secara berkala, dan kadang disertai pengecekan gigi atau mata. Pemeriksaan ini bukan hanya mendeteksi masalah kesehatan dini, tetapi juga mengajarkan pentingnya perawatan kesehatan preventif, bagian dari pelayanan kesehatan dalam program UKS.6. Peran Dokter Kecil dan Kader Kesehatan
Beberapa siswa terlibat langsung dalam UKS sebagai dokter kecil atau kader kesehatan. Mereka membantu dalam pengawasan kebersihan dan penyuluhan ke teman-teman sekelas. Ini membentuk karakter kepemimpinan dan empati, sejalan dengan tujuan UKS.
Apa Saja Kegiatan yang Termasuk Dalam Program UKS?
Program UKS adalah bentuk konkret dari penerapan trias UKS di sekolah. Melalui berbagai kegiatan rutin dan insidental, sekolah dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh, sehat jasmani, mental, dan sosial.
Lantas, apa saja kegiatan yang termasuk dalam program UKS? Berikut ini beberapa kegiatan dalam program UKS yang sesuai dengan panduan resmi UKS Kemendikbud:
1. Pendidikan Kesehatan
- Penyuluhan kebersihan pribadi, seperti cara sikat gigi yang benar, cara mencuci tangan, dan pentingnya mandi setiap hari.
- Edukasi gizi seimbang melalui kegiatan kelas atau majalah dinding.
- Sosialisasi dampak buruk merokok, narkoba, dan minuman keras.
2. Pelayanan Kesehatan
- Pemeriksaan kesehatan berkala: berat badan, tinggi badan, kesehatan mata, telinga, dan gigi.
- Penanganan kasus ringan seperti luka gores, sakit kepala, atau pingsan.
- Rujukan ke puskesmas jika diperlukan, serta kegiatan imunisasi bersama instansi kesehatan.
3. Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat
- Kegiatan gotong royong membersihkan kelas, toilet, dan taman sekolah.
- Penempatan poster-poster edukasi kesehatan di dinding sekolah.
- Penyediaan tempat sampah terpilah dan fasilitas cuci tangan dengan sabun (CTPS).
4. Kegiatan Dokter Kecil
- Pelatihan kader kesehatan dari kalangan siswa.
- Pendampingan siswa lain dalam menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi.
- Pemantauan kantin sekolah bersama guru atau petugas puskesmas untuk mendukung program kantin sehat.
5. Kolaborasi dengan Puskesmas atau Dinas Kesehatan
- Puskesmas rutin mengadakan penyuluhan di sekolah mengenai berbagai isu kesehatan.
- Pelaksanaan skrining kesehatan atau pengukuran status gizi siswa.
- Penyediaan bantuan alat kesehatan sederhana untuk operasional UKS.
Kantin dan UKS bukan sekadar fasilitas pelengkap, tetapi dua entitas penting dalam menciptakan sekolah yang sehat, ramah anak, dan mendidik secara holistik. Baik hal baru yang dipelajari di kantin maupun hal baru yang dipelajari di UKS sama-sama membentuk kebiasaan positif yang akan berguna seumur hidup. Dengan penerapan trias UKS, sekolah tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tapi juga nilai hidup sehat dan tanggung jawab sosial yang konkret dalam keseharian siswa.
Penulis: Robiatul Kamelia
Editor: Robiatul Kamelia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id


































