Menuju konten utama

Cerita Warga saat Insiden Atap Lapangan Padel di Jakbar Ambruk

Beberapa orang selebritis yang ia lihat melarikan diri dari lokasi kejadian adalah Desta Mahendra dan Tasya Farasya.

Cerita Warga saat Insiden Atap Lapangan Padel di Jakbar Ambruk
Lapangan Padel Taman Villa Meruya. tirto.id/Naufal
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Lapangan Padel Anwa Racquet Club yang terletak di kawasan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, saat ini sudah ditutup pascainsiden ambruknya atap lapangan pada Minggu (26/10/2025) siang.

Berdasarkan pantauan wartawan Tirto di lokasi pada Senin (27/10/2025) sekira pukul 10.30 WIB, pintu depan lapangan padel itu kini sudah dijaga ketat oleh tim sekuriti.

Di bagian dalam lapangan, terlihat sekumpulan orang yang tampak tengah menginvestigasi penyebab dari insiden ambruknya atap tersebut. Mereka mengecek sejumlah titik tiang penyangga dari atap lapangan.

Sementara itu, salah seorang warga yang tinggal di samping lapangan padel itu menuturkan, insiden ambruknya atap itu terjadi pada Minggu siang, sekira pukul 13.00.

Sebelum insiden tersebut, angin di sekitar lokasi memang berembus kencang. Bahkan, kabel listrik yang berada di depan warung milik seorang warga itu sempat jatuh ke bawah karena diterpa angin kencang.

“Lumayan [kencang bunyi ambruknya atap]. Orang ini kabel juga pada [jatuh] ke bawah,” tutur seorang perempuan pemilik warung yang berada persis di samping lapangan Anwa Racquet Club kepada para wartawan di lokasi, Senin.

Beberapa saat usai insiden tersebut, seorang warga itu melihat beberapa orang selebritis lari berhamburan ke luar lapangan untuk menyelamatkan diri.

Beberapa orang selebritis yang ia lihat melarikan diri dari lokasi kejadian adalah Desta Mahendra dan Tasya Farasya. Menurut informasi yang diperoleh seorang warga itu, pada saat kejadian memang tengah digelar sebuah turnamen padel dan tennis.

“Semua [pada lari kabur]. Desta, Tasya Farasya. Orang lagi ada turnamen. Sabtu Minggu memang sering turnamen,” katanya.

Seorang warga lainnya yang berprofesi sebagai pedagang minuman di samping lapangan Anwa Racquet Club juga mengaku melihat sekumpulan selebritis lari menyelamatkan diri ke jalan raya, sesaat setelah atap lapangan itu ambruk.

Menurutnya, selebritis dan juga para pengunjung lainnya yang sedang bermain padel dan tennis langsung menyelamatkan diri ke Jalan Taman Palem Raya yang berada persis di depan lapangan.

“Artis pada keluar, kan, mereka parkirnya di sana [di seberang lapangan padel],” ucap seorang warga tersebut kepada para wartawan di lokasi.

Sebagai informasi, sebelumnya Ketua Turnamen The Prime, Gito, mengatakan, pada insiden ambruknya atap lapangan tersebut, tidak terdapat korban jiwa.

Semua pemain padel dan tennis yang terlibat pada gelaran itu juga dikabarkan berada dalam kondisi selamat, tanpa mengalami cidera apa pun.

“Alhamdulillah tidak ada korban cidera, tidak ada korban jiwa, semuanya sehat-sehat. Bisa evakuasi semua keluar tadi dengan selamat. Dan juga kami dari tim, bersama tim kami, turut prihatin atas musibah yang terjadi di Anwa Racquet Club,” ucap Gito kepada para wartawan, Minggu malam.

Perwakilan Turnamen The Prime lainnya, Annisa, menyebut pada turnamen itu, ada 16 pasang selebritis yang ikut serta. Seluruh dari peserta hadir di lokasi pada saat insiden tersebut terjadi.

“Alhamdulillah hari ini turnamen kita dihadiri oleh 16 pasang seleb. Dan mereka hadir semua ya mas ya. Alhamdulillah semuanya hadir, semuanya main,” sebut Annisa.

Baca juga artikel terkait BANGUNAN ROBOH atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama