Cara Mengatasi Mood Swing pada Perempuan

Oleh: Dinda Silviana Dewi - 5 Februari 2020
Dibaca Normal 2 menit
Mood swing atau perubahan emosi secara tiba-tiba dan dramatis ini seolah-olah muncul tanpa alasan. Namun, sebenarnya ada beberapa penyebab umum.
tirto.id - Mood swing diartikan sebagai perubahan suasana hati yang cepat. Pada umumnya, hal ini sering dialami wanita, meskipun pada saat-saat tertentu laki-laki juga bisa mengalaminya.

Perubahan suasana hati ini seperti tiba-tiba merasa senang, kemudian berubah menjadi sedih atau tiba-tiba marah dan frustasi di saat merasa bahagia.

Perubahan emosi yang tiba-tiba dan dramatis ini seolah-olah muncul tanpa alasan. Namun, sebenarnya ada beberapa penyebab umum.

Dilansir dari Medicine Net, perubahan suasana hati dapat dikaitkan dengan depresi berat atau depresi bipolar. Tetapi, perubahan suasana hati ini juga wajar ditemukan pada perempuan yang mengalami pre-menstruasi syndrome atau PMS.

Selain itu, transisi menopause, khususnya saat mendekati menopause atau perimenopause, dikaitkan dengan perubahan suasana hati pada beberapa wanita. Perubahan suasana hati dapat dilihat dengan kondisi lain juga, termasuk skizofrenia, gangguan hiperaktif defisit perhatian, demensia, dan kondisi tiroid.

Tidak hanya itu, mood swing juga sering terjadi pada orang-orang yang sedang banyak pikiran dan stres, hamil, pubertas dan lain-lain yang membuat hormon tubuh menjadi tidak seimbang.

Perubahan suasana hati terjadi ketika kadar serotonin naik dan turun dengan cepat, sehingga menyebabkan naiknya emosi, hal ini dialami banyak wanita selama siklus menstruasi dan menopause, demikian dilansir dari Everyday Health. Baik estrogen dan progesteron, yang berfluktuasi selama siklus wanita, mengendalikan tingkat produksi serotonin.

Lantas, bagaimana untuk mengatasinya?

Perubahan suasana hati dan emosi dapat dilakukan dengan berfokus pada kegiatan positif dan gaya hidup yang lebih sehat dan produktif. Berikut adalah beberapa cara mengendalikan suasana hati dan emosi, seperti dilansir dari Healthline:

1. Olahraga rutin

Aktivitas fisik sangat bagus untuk kesehatan fisik dan mental. Selain itu, olahraga juga dapat membantu dalam mengobati atau menghindari perubahan suasana hati. Saat berolahraga, tubuh Anda menghasilkan hormon dan endorfin yang baik untuk mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.

2. Hindari kafein, alkohol dan gula

Kafein, alkohol dan gula adalah stimulan dan depresan yang dapat mengubah keadaan alami emosi diri. Selain itu, ketiga zat tersebut membuat suasana hati berubah lebih buruk. Tentu saja, kafein dapat membuat Anda merasa tidak terlalu letih, tetapi juga dapat memperburuk kecemasan dan kegugupan.

Alkohol adalah depresan yang dapat memperburuk suasana hati dan membuat perilaku menjadi tidak rasional. Makanan manis, meskipun lezat, dapat menyebabkan perubahan kadar gula darah. Fluktuasi ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan gejala lainnya.

3. Konsumsi suplemen kalsium

Sebuah penelitian mengatakan suplemen kalsium dapat membantu meringankan gejala depresi, kecemasan, dan fluktuasi emosional dari PMS. Selain membantu perubahan suasana hati, suplemen kalsium dapat membantu melindungi tulang dari kerusakan; ini sangat penting untuk wanita perimenopause.

4. Ubah pola makan

Makan makanan besar tiga kali sehari adalah pola makan yang sering disarankan, tetapi makan makanan kecil mungkin lebih baik untuk stabilitas suasana hati. Itu karena gula darah yang naik setelah makan besar dan turun drastis beberapa saat kemudian dapat berkontribusi pada perubahan emosi.

Makanan kecil, dibagi sepanjang hari, dapat membantu menstabilkan gula darah Anda untuk menjaga perubahan ekstrem dalam suasana hati.

5. Manajemen stres

Stres dan kecemasan dapat membuat gejala beberapa kondisi, termasuk PMS, menjadi lebih buruk. Jika Anda khawatir atau tegang, belajar mengelola stres dapat membantu menghindari komplikasi, termasuk perubahan suasana hati. Meditasi, pernapasan dalam, dan yoga semuanya terbukti membantu mengelola stres.

6. Tidur nyenyak

Tidur nyenyak dapat menyembuhkan banyak penyakit, termasuk lekas marah dan perubahan suasana hati yang ekstrem. Ada baiknya untuk tidur selama 7 hingga 8 jam per malam. Jika masih terasa kurang, coba tambahkan hanya 30 menit tambahan dengan memutar setengah jam lebih awal dari biasanya. Ketika Anda berhasil melakukannya, coba tambahkan 30 menit lagi. Mata tertutup tambahan akan bertambah dengan cara yang sehat dan bermanfaat.


Baca juga artikel terkait PSIKOLOGI atau tulisan menarik lainnya Dinda Silviana Dewi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Dinda Silviana Dewi
Penulis: Dinda Silviana Dewi
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight