Menuju konten utama

Calhaj Magelang Diminta Siapkan Fisik & Pemahaman Manasik

Dalam pembukaan manasik terintegrasi ini, setidaknya ada tiga materi yang disampaikan kepada calon jemaah.

Calhaj Magelang Diminta Siapkan Fisik & Pemahaman Manasik
Pembukaan bimbingan manasik haji terintegrasi tingkat Kabupaten Magelang, Sabtu (7/2/2026). tirto.id/ Abdul Aziz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebanyak 1.414 calon jemaah haji di Kabupaten Magelang mengikuti pembukaan bimbingan manasik haji terintegrasi tingkat kabupaten pada Sabtu (7/2/2026). Para calon jemaah diminta mempersiapkan diri sebaik-baiknya secara fisik maupun pemahaman terkait ibadah haji.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, lewat sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian Pembangunan Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, saat pembukaan bimbingan manasik bagi calon jemaah haji.

"Ibadah haji adalah ibadah yang memerlukan kekuatan fisik, mental, sekaligus pemahaman ilmu yang benar. Karena itu, bimbingan manasik yang kita buka hari ini bukan sekadar rutinitas dan formalitas semata," kata dia, di GOR Gemilang Kompleks Sekda Magelang, Sabtu (7/2/2026).

Grengseng mengatakan, manasik haji adalah bekal untuk mempersiapkan fisik dan pemahaman.

"Saya berharap Bapak-Ibu dapat mengikuti setiap sesi dengan sesungguh-sungguhnya," kata dia.

Dia juga meminta para calon jemaah menanyakan persoalan yang belum dipahami kepada para pembimbing agar nanti saat berada di Tanah Suci, para jemaah dapat menjalankan rukun, wajib, dan sunnah haji secara mandiri dan sempurna.

Menurut Grengseng, jangan sampai kekurangpahaman terhadap tata cara ibadah bisa mengganggu kekhusukan atau keabsahan haji para jemaah. Dia juga mengingatkan soal cuaca di Arab Saudi yang berbeda dengan di Indonesia, khususnya Magelang yang tidak begitu panas.

"Saya berpesan kepada Bapak-Ibu semua untuk selalu menjaga kesehatan, mulailah berolahraga ringan, dan menjaga pola makan," kata Grengseng dalam sambutan tertulisnya.

Sebab, kata dia, fisik yang prima akan sangat membantu dalam kelancaran ibadah haji nanti di Tanah Suci.

Dalam pembukaan manasik terintegrasi ini, setidaknya ada tiga materi yang disampaikan kepada calon jemaah. Pertama, kebijakan haji tahun ini yang disampaikan Kepala Kantor Kemenag Magelang, Hanif Hanani. Dia mewakili Kakanwil Kemenhaj Magelang, Taufik Husen Ansori, yang sedang ikut diklat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

Meteri kedua adalah terkait hak dan kewajiban jemaah haji. Hal ini disampaikan Kabag Kesra Kabupaten Magelang, Agus Widodo, sedangkan materi ketiga terkait kebijakan kesehatan haji disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Magelang, Lies Pramudyanti.

Pada kesempatan ini juga, Kantor Kemenhaj Magelang memberikan kesempatan kepada enam anggota PPIH Arab Saudi 2026 yang berdomisili di Magelang untuk bersulaturahmi dengan tim kesehatan dan petugas haji daerah (PHD). Sementara PPIH kloter tidak ikut andil karena sedang mengikuti diklat di Asrama Haji Donuhudan, Boyolali.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Fadrik Aziz Firdausi