tirto.id - Bupati Langkat Syah Afandin atau Ondim tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kediamannya.
Berdasarkan pemantauan di Gedung Merah Putih KPK, Ondim diangkut menggunakan mobil berwarna hitam dan masuk lewat basement KPK sekitar pukul 14.22 WIB, Jumat (3/7/2026).
"Bupati Langkat, salah satu yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, sudah tiba di gedung KPK Merah Putih," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Jumat.
Kata Budi, Ondim akan langsung menjalani pemeriksaan secara intensif. Dia menyebut, perkembangan dari penangkapan ini akan segera disampaikan.
Sebagai informasi, Ondim ditangkap bersama enam orang lainnya yang salah satunya adalah ASN Kabupaten Langkat. Sementara, lima orang lainnya merupakan pihak swasta.
Penangkapan ini berkaitan dengan dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim Langkat. KPK juga mendalami dugaan penerimaan lainnya oleh Ondim.
Dalam OTT ini, KPK juga telah menyegel sejumlah lokasi untuk digeledah di kemudian hari untuk mencari bukti-bukti tambahan.
Selain itu, tim juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang senilai ratusan juta yang diduga merupakan bagian dari fee proyek dari pihak swasta untuk Bupati.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































