tirto.id - Presiden Prabowo Subianto melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto dan Profesor Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Donny sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan, sementara Yos sebelumnya menjabat sebagai Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 80 P Tahun 2026 tentang pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Pelantikan Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Lembaga Universitas Republik Indonesia menandai pembentukan lembaga baru yang disebut pemerintah akan berfokus pada penyiapan calon-calon pemimpin bangsa.
Profil Donny Ermawan Gubernur URI dan Harta Kekayaannya
Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024 dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 12 Desember 1965, Donny Ermawan merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Udara purnawirawan yang memiliki pengalaman panjang di bidang pertahanan dan militer.
Ia merupakan lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1988 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa. Pendidikan militernya juga ditempuh melalui Sekolah Penerbang (Sekbang), Sekkau, Seskoau, Sesko TNI, hingga Lemhannas RI.
Donny Ermawan telah menyelesaikan berbagai pendidikan pengembangan militer dan kepemimpinan yang mengukuhkan kompetensinya di bidang pertahanan nasional.
Harta Kekayaan Donny Ermawan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 30 Maret 2026 untuk pelaporan periodik tahun 2025, Donny Ermawan tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp22.528.414.663.Tanah dan Bangunan
Komponen terbesar harta kekayaan Donny Ermawan berasal dari aset tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan mencapai Rp12.403.600.000.Ia tercatat memiliki 16 aset properti berupa tanah serta tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Magetan, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sleman, Kota Bekasi, hingga Kabupaten Sukabumi.
Beberapa aset dengan nilai terbesar yang dimilikinya antara lain tanah dan bangunan seluas 395 meter persegi dengan bangunan 400 meter persegi di Kabupaten Bogor senilai Rp5 miliar, tanah seluas 20.430 meter persegi di Kabupaten Sukabumi senilai Rp3 miliar, serta tanah dan bangunan seluas 617 meter persegi dengan bangunan 187 meter persegi di Kabupaten Sleman senilai Rp1,6 miliar.
Kendaraan
Selain aset properti, Donny Ermawan juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp280 juta yang terdiri atas satu unit Mitsubishi Pajero SUV tahun 2015 senilai Rp200 juta dan satu unit Toyota Camry Sedan tahun 2012 senilai Rp80 juta.Harta Bergerak
Dalam laporan tersebut, Donny Ermawan turut mencantumkan harta bergerak lainnya senilai Rp550 juta, surat berharga sebesar Rp4.365.768.000, serta kas dan setara kas senilai Rp4.929.046.663.LHKPN Donny Ermawan juga tidak mencatat adanya utang yang dimiliki. Dengan demikian, total harta kekayaan bersih yang dilaporkannya mencapai Rp22.528.414.663.
Profesor Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI
Dalam kesempatan ini, Prabowo juga melantik Yos sebagai Wagub URI. Menurut laman ITB, Yos adalah profesor pemodelan keputusan bisnis di Sekolah Bisnis & Manajemen – Institut Teknologi Bandung (SBM ITB).

Ia meraih gelar Doktor dari University of the West of England (UWE) Bristol, Inggris, pada tahun 2007, setelah menyelesaikan gelar Magister Teknik dari Nagaoka University of Technology, Jepang, pada tahun 2004. Gelar sarjananya adalah teknik industri dari ITB, lulus pada tahun 2000.
Yos bergabung dengan SBM ITB pada Januari 2010 setelah bekerja di University of Southampton, Inggris sebagai peneliti pascadoktoral di Transportation Research Group (TRG) pada Februari 2008-Desember 2009.
Sebelumnya menjadi Wagub URI, ia menjabat sebagai Direktur Industri Hilir dan Kemitraan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, Republik Indonesia.
Harta Kekayaan Yos Sunitiyoso
Dalam dokumen LHKPN yang disampaikan pada 31 Maret 2026 untuk pelaporan periodik tahun 2025, Yos Sunitiyoso tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp5.109.783.470.Tanah dan Bangunan
Komponen terbesar harta kekayaan Yos Sunitiyoso berasal dari aset tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan mencapai Rp2.630.000.000. Ia tercatat memiliki empat aset properti yang berada di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Sumedang.Beberapa aset yang dimilikinya antara lain tanah dan bangunan seluas 200 meter persegi dengan bangunan 263 meter persegi di Kabupaten Bekasi senilai Rp1,6 miliar, tanah dan bangunan seluas 118 meter persegi dengan bangunan 36 meter persegi di Kabupaten Bekasi senilai Rp500 juta, bangunan seluas 26 meter persegi di Kabupaten Bekasi senilai Rp450 juta, serta tanah seluas 1.921 meter persegi di Kabupaten Sumedang dengan nilai Rp80 juta.
Kendaraan
Selain aset properti, Yos Sunitiyoso juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp460 juta yang terdiri atas satu unit Kia Sportage Minibus tahun 2013 senilai Rp110 juta dan satu unit Toyota Innova Zenix tahun 2024 senilai Rp350 juta.Harta Bergerak Lain
Dalam laporan tersebut, ia turut mencantumkan harta bergerak lainnya senilai Rp6,5 juta, surat berharga sebesar Rp413.891.118, serta kas dan setara kas senilai Rp1.902.164.053. Total harta yang dilaporkan sebelum dikurangi utang mencapai Rp5.412.555.171.Yos Sunitiyoso juga melaporkan kepemilikan utang sebesar Rp302.771.701. Dengan demikian, total harta kekayaan bersih yang tercatat dalam LHKPN periodik tahun 2025 mencapai Rp5.109.783.470.
Editor: Fahreza Rizky
Masuk tirto.id

































