tirto.id - Presiden Prabowo Subianto melantik pejabat baru hari ini, yaitu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono dan pimpinan Lembaga Universitas Republik Indonesia (URI), Donny Ermawan, dan Yos Sunitiyoso.
Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu sore pukul 15.00 WIB, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
"Ada satu pejabat yang pada sore hari ini juga akan dilakukan pelantikan, yaitu pimpinan Lembaga Universitas Republik Indonesia," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7).
Prasetyo mengatakan Sudaryono akan menjabat sebagai Kepala BGN definitif dan melepaskan jabatannya sebagai wakil menteri pertanian.
Menurut dia, Presiden memilih Sudaryono karena sejak awal terlibat dalam penyusunan konsep dan pembahasan teknis Program Makan Bergizi Gratis serta memiliki pengalaman di sektor pertanian yang mendukung pelaksanaan program tersebut.
"Jadi akan ada dua pejabat yang pada sore hari ini akan dilantik," kata Prasetyo.
Profil Dua Pejabat yang Dilantik Prabowo Hari Ini
Presiden melantik Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan, dan Donny Ermawan, serta Yos Sunitiyoso sebagai pimpinan URI.
Profil Kepala BGN Sudaryono
Sudaryono lahir pada 23 Januari 1985 di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.Sudaryono berlatar belakang pendidikan Teknik Mesin dan menjalani satu tahun pendidikan intensif bahasa Jepang sebelum memasuki program akademik. Selain menguasai bahasa Jepang, ia juga aktif dalam olahraga anggar.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Jepang, ia meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Swiss German University yang bekerja sama dengan universitas di Jerman.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan doktoral di IPB University pada bidang keuangan dengan fokus penelitian mengenai merger dan akuisisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan berhasil menyelesaikan studi doktoralnya pada tahun 2023.
Sudaryono memulai perjalanan profesionalnya dengan bergabung di PT Nusantara Energy sebagai Corporate Secretary sekaligus menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto.
Dalam perjalanan kariernya, ia dipercaya memegang berbagai posisi penting, di antaranya sebagai Chief Executive Officer Garuda TV.
Selain di bidang media, Sudaryono juga menjabat sebagai Chief Operating Officer PT Indonesian Defense and Security Technologies (IDST) yang bergerak di bidang konsultasi, manufaktur, dan investasi industri pertahanan.
Ia juga menjadi Ketua PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma yang mengembangkan bahan baku farmasi berbasis tanaman herbal Indonesia untuk pasar domestik maupun internasional.
Karier politik Sudaryono berkembang seiring kiprahnya mendampingi Prabowo Subianto. Ia dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, kemudian menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.
Ia lantas mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia sejak Juli 2024, lalu berlanjut sebagai Kepala BGN yang baru dan akan dilantik hari ini.
Profil Donny Ermawan Pimpinan Lembaga URI

Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024 dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 12 Desember 1965, Donny Ermawan merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Udara purnawirawan yang memiliki pengalaman panjang di bidang pertahanan dan militer.
Ia merupakan lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1988 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa. Pendidikan militernya juga ditempuh melalui Sekolah Penerbang (Sekbang), Sekkau, Seskoau, Sesko TNI, hingga Lemhannas RI.
Sepanjang karier militernya, Donny Ermawan dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, seperti:
- Kepala Staf Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Kaskoopsau) II
- Wakil Kepala Badan Intelijen Strategis (Wakabais) TNI
- Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Danseskoau)
- Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II
- Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI pada periode 2020-2024.
Pengalamannya sebagai Sekjen Kemhan menjadi modal penting dalam mendampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam memperkuat sistem pertahanan negara di tengah dinamika tantangan pertahanan regional maupun global.
Donny Ermawan telah menyelesaikan berbagai pendidikan pengembangan militer dan kepemimpinan yang mengukuhkan kompetensinya di bidang pertahanan nasional.
Profesor Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga melantik Yos sebagai Wagub URI. Menurut laman ITB, Yos adalah profesor pemodelan keputusan bisnis di Sekolah Bisnis & Manajemen – Institut Teknologi Bandung (SBM ITB).
Ia meraih gelar Doktor dari University of the West of England (UWE) Bristol, Inggris, pada tahun 2007, setelah menyelesaikan gelar Magister Teknik dari Nagaoka University of Technology, Jepang, pada tahun 2004. Gelar sarjananya adalah teknik industri dari ITB, lulus pada tahun 2000.
Yos bergabung dengan SBM ITB pada Januari 2010 setelah bekerja di University of Southampton, Inggris sebagai peneliti pascadoktoral di Transportation Research Group (TRG) pada Februari 2008-Desember 2009.
Pada 2020-2022, ia menjabat sebagai Kepala Kelompok Pengambilan Keputusan dan Negosiasi Strategis hingga saat ini.
Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Riset, Pelatihan, dan Pengembangan untuk Sistem Transportasi Cerdas (ITS) Indonesia dari 2021 hingga 2023, dan kemudian Wakil Presiden Riset dan Hubungan Akademis untuk ITS Indonesia (2024-sekarang).
Masih menukil laman ITB, Yos disebut merupakan anggota Decision Sciences Institute, Amerika Serikat. Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur Hilirisasi dan Kemitraan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Ia pernah menerima penghargaan dari ITB untuk Pengajaran (2016), Pengembangan Kelembagaan (2017), dan Riset/Inovasi (2024). Ia juga pernah menjadi Fulbright-RISTEKDIKTI Visiting Scholar di University of Washington, Seattle (2018).
Editor: Fahreza Rizky
Masuk tirto.id
































