tirto.id - Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari memperkenalkan Lima pejabat tinggi madya baru Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (21/7/2026). Salah satu di antaranya merupakan pengganti pejabat yang sebelumnya terjerat korupsi. Dari sekretaris hingga deputi, berikut profil para pejabat baru BGN tersebut.
Dalam keterangannya pada Selasa, Agustina Arumsari menyebut lima pejabat baru ini ditunjuk atas keputusan Prabowo Subianto. Penunjukkan mereka telah diresmikan melalui Keputusan Presiden (Keppres) pada Senin (20/7).
Agustina juga mengatakan, penunjukkan pejabat baru ini merupakan salah satu upaya BGN untuk memperbaiki internal lembaga. Menurutnya, kini BGN tengah mengevaluasi data penerima manfaat dan besaran insentif SPPG.
Penunjukkan para pejabat eselon satu itu berlangsung setelah BGN sebelumnya disorot publik karena kasus korupsi yang dilakukan oleh jajaran pimpinan lembaga penyelenggara program MBG ini.
Pengungkapan kasus korupsi BGN ini terjadi pada awal Juni lalu. Secara bertahap, tersangka kasus korupsi BGN kemudian ditetapkan Kejaksaan Agung.
Sejauh ini ada tujuh tersangka kasus korupsi BGN. Para tersangka itu, termasuk eks Kepala BGN Dadan Hindayana; dua eks wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Ludwick Pusung; dan eks Sekretaris Deputi BGN Brigjen Pol. Lalu Muhammad Iwan.
Daftar Pejabat Tinggi Madya BGN dan Posisinya
Sementara itu, BGN menjelaskan bahwa kelima pejabat baru tersebut akan mengisi posisi sekretaris utama dan deputi sejumlah bidang. Latar belakang para pejabat ini juga beragam, banyak dari mereka merupakan pegawai lembaga lain yang ditarik ke BGN.
Pejabat baru BGN yang pertama diumumkan adalah Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea. Ia ditunjuk jadi Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN.
Kemudian, pejabat yang juga telah dilantik adalah Zainuri. Ia kini menjabat Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran untuk menggantikan Suardi Samiran.
Lalu, ada Mariman Darto yang dilantik sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama. Ia ditunjuk untuk menggantikan tersangka kasus korupsi BGN Brigjen Pol. Lalu Muhammad Iwan.
Pejabat keempat adalah Ketut Sumedana. Ia ditunjuk sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN yang baru.
Terakhir, adalah Lili Khamiliyah yang kini menjabat sebagai Sekretaris Utama BGN. Ia ditunjuk untuk menggantikan Brigjen (Purn) TNI Sarwono.
Berikut daftar lengkap pejabat tinggi madya BGN yang baru dan posisi yang diberikan kepada mereka:
- Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea: Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN
- Zainuri: Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN
- Mariman Darto: Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN
- Ketut Sumedana: Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN
- Lili Khamiliyah: Sekretaris Utama BGN
Profil Pejabat BGN yang Baru Saja Ditunjuk
Ditilik dari profilnya, para pejabat baru BGN terdiri dari berbagai latar belakang. Beberapa di antara mereka terdiri dari staf kementerian dan lembaga lain.
Rekam jejak profesional para pejabat baru BGN juga beragam. Ada dokter, jaksa, hingga auditor. Berikut profil singkat mereka.
1. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea
Ditunjuk jadi Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN yang baru, Prima Yosephine merupakan seorang dokter. Sebelum kini jadi pejabat BGN, Prima merupakan pejabat Kementerian Kesehatan (Kemenkes).Prima sebelumnya dikenal sebagai Direktur Pengelolaan Imunisasi. Jabatan ini ia emban sejak 2022 dalam momen pasca pandemi Covid-19. Kini bidang kerjanya berganti ke program MBG.
2. Zainuri
Zainuri merupakan Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN yang baru. Ia merupakan salah satu pejabat baru BGN yang diambil dari lembaga lain.Lulusan STAN ini sebelumnya merupakan Kepala Biro Keuangan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
3. Mariman Darto
Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN yang baru ini sebelumnya merupakan staf Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Ia sebelumnya tercatat sebagai Staf Ahli Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti.4. Ketut Sumedana
Ketut pada mulanya adalah jaksa sebelum sekarang ditarik ke BGN dan diplot sebagai deputi bidang pemantauan dan pengawasan di sana. Ia merupakan salah satu jaksa pada Kejaksaan Agung.Sebelum kini menjabat di BGN, Ketut Sumedana pernah menjadi Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung dan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali. Pada 2025, ia menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan, sebelum dialihkan ke BGN.
5. Lili Khamiliyah
Sekretaris Utama BGN yang baru ini sebelumnya merupakan Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN. Namun, sebelum bergabung dengan BGN, Lili merupakan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).Ia sempat menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta V pada 2023-2025. Ia juga pernah menjadi Kepala KPPN Cirebon pada 2021-2023.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id































