Menuju konten utama

Sudaryono Tiba di Istana Jelang Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN

Sudaryono menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena menjalani pengobatan di luar negeri.

Sudaryono Tiba di Istana Jelang Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026). tirto.id/M Fajar Nur
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Sudaryono akan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.

Ia menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena menjalani pengobatan di luar negeri.

Pantauan Tirto, Sudaryono tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.31 WIB, didampingi istri dan anggota keluarganya.

Sudaryono mengaku dihubungi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi pada Selasa (21/7/2026) malam mengenai kemungkinan dirinya ditunjuk sebagai kepala BGN.

Ia kemudian mengaku turut dihubungi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pagi hari ini, mengonfirmasi mengenai pelantikannya sebagai kepala BGN.

"Hari ini saya memenuhi kewajiban itu untuk kemudian mengemban amanah sebagai kepala Badan Gizi Nasional yang baru," kata Sudaryono kepada awak media di Istana.

Sudaryono juga mendoakan Nanik S Deyang agar segera pulih.

"Kita doakan Bu Nanik lekas berobat, lekas sehat, lekas pulih, bergas waras, enak gitu ya," kata Sudaryono.

Ia menyatakan bakal berfokus mempertajam koordinasi di internal BGN. Apalagi, kata dia, hubungan BGN dan Kementerian Pertanian sudah terjalin erat mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Memang kami sejak awal bahkan sejak Kepala BGN Pak Dadan dulu dengan pengurus yang lama sekali pun kita koordinasi," ujar Sudaryono.

Baca juga artikel terkait BGN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama