tirto.id - Polda Metro Jaya mengungkap motif tiga tersangka melakukan pengeroyokan kepada seorang pedagang cermin bernama Bambang Setiawan (59) hingga tewas saat kerusuhan 27 Agustus lalu.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan para pelaku diketahui merasa terganggu dengan situasi yang terjadi ketika mereka berada di sekitar lokasi. Menurut Iman, ketiganya merupakan pekerja dan buruh serabutan yang sehari-hari mencari penghasilan di sekitar lokasi.
“Terkait dengan motif, para pelaku merasa ada terganggu dengan peristiwa yang terjadi saat mereka bersama-sama melintas, karena kebetulan para pelaku ini mencari nafkah di sekitaran atau area tempat kejadian perkara," tutur Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/9/2026).
Iman memastikan ketiga tersangka tidak terafiliasi dengan organisasi maupun institusi tertentu. Keterangan tersebut diperoleh penyidik berdasarkan pemeriksaan terhadap para tersangka.
"Dari hasil keterangan yang disampaikan oleh para pelaku itu sendiri, mereka tidak terafiliasi dengan organisasi atau pun anggota organisasi tertentu," ujarnya.
Polisi Ungkap Peran Berbeda
Dalam penyidikan, polisi menyebut ketiga tersangka memiliki peran berbeda dalam penganiayaan terhadap Bambang. Berdasarkan rekaman CCTV dan alat bukti lainnya, salah satu pelaku terlihat memukul korban menggunakan benda tumpul, kemudian ada yang melakukan perbantuan.
"Kalau teman-teman melihat tadi ada di screenshoot gambar atas video yang kami ambil dan kami analisis, itu nampak seseorang yang menggunakan alat melakukan pemukulan terhadap korban," kata Iman.
Selain itu, pelaku lainnya ada yang berperan menahan korban sehingga tidak dapat memberikan perlawanan.
Polisi masih melanjutkan pendalaman untuk memastikan rangkaian peran masing-masing tersangka dalam peristiwa tersebut.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































