tirto.id - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) meluncurkan aplikasi bertajuk “Aksi Nyata” secara daring dan luring di Jakarta, Selasa (25/2).
Plt Direktur Kemitraan BPDP, Kabul Wijayanto, mengatakan bahwa peluncuran aplikasi ini dipandang sebagai upaya perluasan manfaat dalam promosi perkebunan. Kabul mengatakan, aplikasi ini diartikan sebagai upaya menjangkau manfaat bagi berbagai pihak yang berkaitan dengan komoditas kelapa sawit.
“Tapi memang kami berharap apa yang sudah dilakukan sebelum tahun 2025 terkait program promosi ke depan ini betul-betul secara real manfaat yang dirasakan oleh seluruh pemangku kepentingan kelapa sawit ini benar-benar dapat dirasakan, baik itu khususnya para petani kelapa sawit maupun seluruh pihak yang terkait dengan komoditas kelapa sawit ini,” ujarnya.
BPDP yang sebelumnya dikenal dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) merilis aplikasi ini untuk mewadahi proses bisnis komoditas kelapa sawit. Kabul menyampaikan, Aksi Nyata akan merangkum berbagai proses bisnis yang dibutuhkan.
“Ini adalah proses bisnis yang sebetulnya yang Bapak Ibu alami selama ini, dan nanti akan ter-capture dalam aplikasi. Salah satu nanti beberapa manfaat yang digunakan dalam penggunaan aplikasi ini adalah, nanti akan kami sampaikan, proses yang dilakukan sejak awal pengajuan surat dengan lampiran proposal,” jelas Kabul.
Untuk diketahui, aplikasi Aksi Nyata saat ini telah mulai berlaku. Melalui aplikasi ini, mitra dapat mengajukan proposal kepada BPDP dengan lebih mudah dan cepat. Adapun tahapannya, mitra dapat langsung mengakses landing page dan registrasi terlebih dahulu sebelum mengajukan proposal.
Dengan pengajuan proposal melalui Aksi Nyata, mitra juga dapat mengikuti keberlangsungan proses sampai dengan pencairan dukungan pendanaan. Namun Kabul mengingatkan, proses pengajuan setidak-tidaknya diajukan 30 hari sebelum pelaksanaan.
Lebih lanjut, Kepala Divisi Lembaga Kemasyarakatan dan Civil Society BPDP, Aida Fitria, mengatakan bahwa proses ini merupakan upaya memudahkan para mitra. Aida bahkan menyampaikan bahwa seluruh aplikasi dilindungi sistem keamanan.
“Jadi di sini tentunya kita berupaya meningkatkan pelayanan kepada mitra kegiatan promosi dan juga ini nantinya akan memudahkan sesuai dengan SLA, peningkatan pemberian layanan kepada pemangku kepentingan, memudahkan pelaporan dan monitoring, dan juga meningkatkan sistem keamanan, karena kegiatan promosi di-back up dan dilindungi dengan sistem keamanan data BPDP,” ujar Aida.
Aida menambahkan, pengajuan kegiatan melalui Aksi Nyata ini terbuka luas. Di antara pemangku kepentingan tersebut kementerian/lembaga atau anggota K/L yang mendapat penugasan Presiden terkait industri kelapa sawit, Dewan Minyak Sawit Indonesia, Asosiasi Anggota DMSI, asosiasi di bidang perkebunan kelapa sawit, asosiasi di bidang industri kelapa sawit, organisasi masyarakat, dan organisasi profesi.
Sedangkan kelengkapan legalitas registrasi mitra yang harus dipenuhi dibagi menjadi dua kategori. Perbedaan kategori, kata Aida, diperuntukkan pengajuan dari K/L pemerintah dan non-K/L pemerintah.
Namun demikian, Aida menekankan bahwa aplikasi Aksi Nyata merupakan sarana bertukar dokumen untuk kebutuhan proposal kemitraan yang dijamin mampu menjawab kebutuhan pengajuan dari mitra.
“Jadi di sini juga sebagai sarana kita bertukar dokumen dan juga untuk keperluan dokumennya. Jadi semuanya terkait proposal program kemitraan bisa dijawab dengan adanya aplikasi ini,” pungkasnya.
Editor: Tim Media Service