Menuju konten utama

BNI Jadwalkan Pembayaran Dividen 7 April 2026

BNI menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun atau setara 65% dari laba bersih konsolidasian.

BNI Jadwalkan Pembayaran Dividen 7 April 2026
Ilustrasi gedung perkantoran BNI. foto/Dok. BNI
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pembagian dividen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk tahun buku 2025 memasuki tahap penting pekan ini, seiring dimulainya periode cum dividen menjelang libur Nyepi dan Lebaran 2026.

Untuk perdagangan di pasar reguler dan negosiasi, cum dividen ditetapkan pada 17 Maret 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai berlangsung pada 26 Maret 2026, yang sekaligus menjadi recording date, tanggal penentuan pemegang saham yang berhak menerima dividen.

Dengan jadwal tersebut, investor yang namanya tercatat hingga recording date akan mulai menerima pembayaran dividen pada 7 April 2026. Momentum ini kerap dianggap sebagai “THR” bagi investor karena bertepatan dengan periode libur panjang.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan pembagian dividen ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil optimal kepada pemegang saham, tanpa mengabaikan penguatan fundamental perusahaan.

“Keputusan ini merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk memberi nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus memastikan kinerja perusahaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar pada 9 Maret 2026. Dalam forum itu, BNI menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun atau setara 65% dari laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp20,04 triliun.

Dengan demikian, setiap pemegang saham akan memperoleh dividen sebesar Rp349,41 per lembar saham.

Sementara itu, sisa laba sebesar 35% atau sekitar Rp7,01 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis perusahaan ke depan.

Dana tersebut akan digunakan untuk memperbesar kapasitas pembiayaan dan menjaga kinerja BNI tetap solid di tengah dinamika industri perbankan. Langkah ini diharapkan mampu membuka ruang pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Ke depan, BNI akan terus memperkuat kinerja secara berkelanjutan sekaligus menjaga struktur permodalan yang solid agar mampu menciptakan nilai yang lebih optimal bagi para pemegang saham,” tutup Okki.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis