Menuju konten utama

BNI dan Pemerintah Perkuat Akses Hunian Layak di Manado

Program ini juga dinilai mampu mendorong penyerapan tenaga kerja dan memperkuat rantai pasok di sektor konstruksi maupun UMKM lokal.

BNI dan Pemerintah Perkuat Akses Hunian Layak di Manado
Sosialisasi dan akad pembiayaan, termasuk Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado pada Rabu (8/4/2026). Foto/Dok. BNI

tirto.id - Upaya menghadirkan hunian layak mulai dirangkai dengan agenda yang lebih besar: menggerakkan ekonomi rakyat. Di Manado, inisiatif ini terlihat lewat kolaborasi antara pemerintah dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang menggabungkan pembiayaan perumahan dengan pemberdayaan pelaku usaha lokal dalam satu ekosistem.

Kegiatan yang berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin pada Rabu (8/4/2026) ini diisi dengan sosialisasi hingga proses akad pembiayaan, termasuk skema Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Program ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, dan sektor perbankan untuk memperluas akses kepemilikan rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Di saat yang sama, inisiatif ini juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan berbagai sektor pendukung.

Sebanyak 600 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mulai dari pelaku UMKM, pengembang perumahan, mitra toko bangunan, hingga calon penerima manfaat dari berbagai program seperti PNM, KUR, dan BSPS. Acara ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Hashim Djojohadikusumo dan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.

Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, menekankan bahwa sektor perumahan memiliki dampak luas terhadap pembangunan.

"Sektor perumahan memiliki efek berganda yang besar, tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan sektor pendukung," ujar Corina dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, melalui berbagai skema pembiayaan, pemerintah berupaya menghadirkan akses yang lebih terjangkau bagi masyarakat. BNI sebagai salah satu bank penyalur utama pun memperkuat implementasi program lewat peningkatan literasi produk di jaringan kantor, perluasan kemitraan dengan pemerintah daerah dan pengembang, serta kolaborasi aktif dengan kementerian terkait.

Lebih dari sekadar kepemilikan rumah, program ini juga dinilai mampu mendorong penyerapan tenaga kerja dan memperkuat rantai pasok di sektor konstruksi maupun UMKM lokal. Untuk mendukung kemudahan layanan, BNI juga menghadirkan solusi digital melalui aplikasi wondr by BNI yang memungkinkan nasabah mengelola pembayaran dan transaksi secara praktis.

"Kami terus menghadirkan layanan yang terintegrasi agar masyarakat dapat mengakses pembiayaan perumahan secara mudah, aman, dan berkelanjutan," tegas Corina.

Melalui kolaborasi ini, BNI optimistis sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dapat mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah secara berkelanjutan.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis