Menuju konten utama

BMKG Balikpapan Deteksi 35 Titik Panas di Kaltim

35 titik panas tersebut terpantau sepanjang Minggu (11/6) mulai pukul 01.00 hingga 24.00 WITA.

BMKG Balikpapan Deteksi 35 Titik Panas di Kaltim
Dua petugas pemadam kebakaran Swadesi Borneo melakukan pembasahan ke lahan gambut yang terbakar di kawasan Sepakat II, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (3/8/2021). ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/hp.

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi sebanyak 35 titik panas yang tersebar di Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga semua pihak diimbau waspada dan saling menjaga agar tidak terjadi penambahan titik panas baru.

"Sebanyak 35 titik panas tersebut terpantau sepanjang Minggu (11/6) mulai pukul 01.00 hingga 24.00 WITA," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Senin (12/6/2023), seperti dilansir Antara.

Atas banyaknya titik panas ini, ia mengimbau semua pihak terkait dan lapisan masyarakat luas untuk saling mengingatkan, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan di lahan maupun di hutan yang kering.

Sebaran 35 titik panas yang terpantau ini sudah diinformasikan ke pihak terkait, termasuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar mendapat tindakan lebih lanjut.

Sehari sebelumnya Sabtu (10/6) pihaknya pun mendeteksi 16 titik panas di Kaltim yang tersebar di empat daerah yakni Balikpapan dan Kutai Kartanegara masing-masing satu, Kutai Timur 11 titik , dan Berau tiga titik.

Sedangkan 35 titik panas yang terpantau sepanjang Minggu kemarin, katanya, merupakan titik panas baru yang muncul di lokasi berbeda dengan titik koordinat yang berbeda pula.

Ke-35 titik panas itu tersebar di lima kabupaten yakni Paser, Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Berau.

Rinciannya adalah di Kutai Barat satu titik di Kecamatan Siluq Ngurai, lima titik di Kutai Kartanegara tersebar di tiga kecamatan yakni Kembang Janggut tiga titik, Loak Kulu dan Samboja masing-masing satu titik.

Di Kutai Timur terdeteksi 16 titik yang tersebar di sembilan kecamatan yakni Kecamatan Telen, Muara Wahau, Muara Ancalong, Long Mesangat, Kaliorang, Batu Ampar, dan Sangatta Utara masing-masing satu, Kaubun dan Kongbeng masing-masing dua, dan Bengalon lima titik.

"Di Kabupaten Berau terdeteksi 10 titik panas tersebar di lima kecamatan yakni Gunung Tabur da Sambaliung masing-masing dua, Pulau Derawan dan Tabalar masing-masing satu, Segah empat titik, kemudian Kabupaten Paser ada tiga titik panas yang semuanya di Kecamatan Batu Engau," kata Diyan.

Baca juga artikel terkait KARHUTLA

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Editor: Restu Diantina Putri