tirto.id - Bingung bagaimana caranya mengusir tikus di ruang mesin mobil? Tikus memang menjadi masalah bagi banyak orang, termasuk pengguna mobil. Tikus tak hanya membuat kotor, tapi juga bisa merusak komponen mobil sehingga menimbulkan kerusakan serius.
Tikus yang punya ukuran tubuh kecil memang mudah masuk ke dalam mobil dan menjadikan ruang mesin sebagai sarangnya. Hal ini bisa menyebabkan berbagai kerusakan karena tikus biasanya suka menggerogoti komponen mesin.
Komponen seperti kabel kelistrikan, selang bahan bakar, hingga selang radiator bisa putus atau bocor yang berisiko memicu korsleting listrik berbahaya. Tak hanya itu, tikus juga bisa membuat mobil kotor dan bau yang bisa mengganggu kenyamanan dan kesehatan penumpang.
Kerusakan ini kian parah ketika tikus merusak filter kabin serta meninggalkan kotoran atau bangkai di saluran AC yang mengganggu kesehatan pernapasan penumpang. Itulah kenapa mengusir tikus di ruang mesin mobil perlu dilakukan agar kinerja kendaraan tetap optimal.
Di antara berbagai cara untuk mengatasi hama yang satu ini, banyak orang yang merekomendasikan untuk mengusir tikus dengan wewangian seperti parfum. Namun, benarkah parfum yang biasa kita gunakan untuk tubuh benar-benar efektif untuk mengusir tikus?
Apakah Parfum Efektif untuk Mengusir Tikus di Ruang Mesin?

Parfum yang biasa kita gunakan untuk wewangian badan memang memiliki aroma yang cukup menyengat, tapi sampai saat ini belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa parfum tubuh benar-benar efektif digunakan untuk mengusir tikus di ruang mesin mobil.
Studi tentang pengendalian hama tikus dengan repelan berbasis aroma memang sudah sering dilakukan. Namun, sebagian besar penelitian berfokus pada wewangian yang langsung berasal dari minyak esensial, bukan parfum.
Sebagai informasi, minyak esensial merupakan ekstrak alami dari tumbuhan yang mengandung senyawa aromatik dalam konsentrasi tinggi. Minyak esensial contohnya minyak peppermint, lavender, atau eukaliptus.
Sementara itu, parfum adalah produk yang terbuat dari campuran berbagai bahan pewangi, pelarut seperti alkohol, dan bahan tambahan lain. Dalam hal kekuatan aroma, minyak esensial umumnya memiliki aroma yang lebih kuat dan lebih pekat dibandingkan parfum.
Minyak esensial yang diuji pun beragam, mulai dari peppermint hingga minyak cengkeh dengan aroma kuat. Jadi, jenis wewangiannya juga sangat spesifik, tidak seperti parfum yang aromanya merupakan campuran dari beberapa bahan.
Jadi, secara umum, parfum tidak bisa dibilang efektif untuk mengusir tikus di mobil karena memang belum ada penelitian atau bukti ilmiah yang mendukungnya. Namun, bagaimana dengan parfum yang punya wewangian tertentu atau aroma yang tidak disukai tikus?
Parfum dengan Bau yang Tidak Disukai Tikus

Sebagian orang mungkin mengaku berhasil mengusir tikus dengan parfum. Ada beberapa kemungkinan yang terjadi, misalnya baunya terlalu menyengat atau parfum tersebut mengandung aroma yang memang dibenci oleh tikus.
Tikus diketahui tidak menyukai bau-bau tertentu. Berdasarkan jurnal Plant Secondary Metabolites as Rodent Repellents, ada berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa beberapa minyak esensial atau ekstrak tumbuhan berpotensi digunakan sebagai repelan karena menghasilkan aroma yang tidak disukai tikus.
Contoh ekstrak tanaman dengan efek repelan antara lain minyak peppermint, eukaliptus, cengkeh, pinus jarum, thyme, bawang putih, minyak jarak, serta ekstrak dari tumbuhan lain yang kaya senyawa terpenoid.
Senyawa volatil di dalam minyak-minyak tersebut bekerja dengan mengganggu indra penciuman tikus sehingga hewan cenderung menghindari area yang beraroma kuat.
Meski demikian, studi ini juga menegaskan bahwa efektivitas minyak esensial sangat bergantung pada jenis tikus, konsentrasi, formulasi, dan kondisi lingkungan sehingga hasil yang baik di laboratorium belum tentu memberikan efek yang sama pada penggunaan aktual di lapangan.
Jadi, apabila parfum yang digunakan di mobil memiliki aroma-aroma yang dibenci tikus, hewan ini mungkin memang akan kabur. Namun, mengingat aroma parfum tidak sekuat minyak esensial, efeknya mungkin hanya sementara.
Di sisi lain, keberhasilan yang dirasakan oleh sebagian orang lebih banyak bersifat pengalaman pribadi (anecdotal) dan belum didukung oleh penelitian ilmiah sehingga efektivitas parfum untuk mengusir tikus masih belum dapat dipastikan.
Bahan-Bahan untuk Mengusir Tikus di Ruang Mesin
Parfum belum terbukti efektif untuk usir tikus di mobil. Alih-alih menggunakan parfum, kita bisa menggunakan bahan-bahan lain yang sudah terbukti memiliki aroma yang tidak disukai tikus. Berikut beberapa bahan yang bisa dicoba untuk melindungi mesin mobil dari serangan tikus:
1. Minyak Esensial
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, minyak esensial dianggap jauh lebih efektif untuk mengusir tikus di ruang mesin mobil dibandingkan parfum. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah peppermint oil yang baunya tidak disukai tikus.Caranya mudah, cukup siapkan bola-bola kapas yang direndam dalam minyak peppermint, lalu letakkan di di dekat ventilasi, bawah jok, atau area lain yang sering dilewati tikus. Selain peppermint, bisa juga menggunakan minyak eukaliptus, lavender, garlic oil, hingga minyak cengkeh.
2. Bawang Putih dan Bawang Bombai
Bawang putih dan bawang bombai juga kerap digunakan sebagai pengusir tikus alami karena menghasilkan aroma menyengat yang tidak disukai hewan pengerat.Untuk menggunakannya, hancurkan beberapa siung bawang putih atau memotong bawang bombai menjadi beberapa bagian, lalu letakkan di area yang sering dilalui atau menjadi tempat persembunyian tikus di mobil.
Meski demikian, efektivitasnya umumnya hanya bersifat sementara karena aroma kedua bahan ini akan berkurang seiring waktu sehingga perlu diganti secara berkala jika ingin mempertahankan efeknya.
3. Cabai/Capsaicin
Berdasarkan studi bertajuk Effectiveness of Pure Capsaicin as Aversive Agent Against House Rat, Rattus rattus, capsaicin murni (senyawa yang memberikan rasa pedas pada cabai) berpotensi digunakan sebagai repelan tikus.Capsaicin tidak bekerja dengan membunuh tikus, melainkan menimbulkan sensasi pedas dan iritasi yang membuat tikus enggan memakan atau mendekati sumber makanan tersebut.
Untuk mobil, pengaplikasiannya bisa dengan membuat larutan cabe lalu disemprotkan ke bagian mobil yang jadi tempat persembunyian tikus. Kabar baiknya, industri kabel dan otomotif sudah memproduksi kabel yang dilengkapi lapisan berbahan capsaicin sehingga bebas dari serangan tikus.
4. Kapur Barus
Kapur barus yang mengandung naftalena sering digunakan sebagai pengusir tikus karena menghasilkan aroma menyengat yang tidak disukai tikus.Caranya pun cukup mudah. Sediakan kain ukuran kecil, isi dengan kapur barus atau kamper, lalu bungkus atau diikat dengan erat. Letakkan kain berisi kapur barus ini di beberapa titik ruang mesin, misalnya di area dekat fuse box dan kotak sekring.
5. Produk Pembasmi/Anti Tikus Komersial
Saat ini ada cukup banyak produk repelan yang bisa digunakan untuk mengatasi tikus di mesin mobil. Kebanyakan produk biasanya diaplikasikan dengan cara disemprotkan langsung ke mesin mobil, ada juga yang dalam bentuk gel dan diletakkan di area yang jadi tempat persembunyian tikus.Apa pun produk yang dipilih, pastikan produk tersebut mudah digunakan, ampuh mengusir tikus, serta tidak beracun dan tetap aman bagi pengguna.
Demikian penjelasan terkait cara mengusir tikus di ruang mesin mobil, termasuk apakah parfum efektif digunakan serta bahan-bahan apa saja yang bisa dipakai untuk melindungi mobil dari hewan pengerat.
Selain mengandalkan repelan, baik dari bahan alami maupun kimia, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan mobil agar tidak menarik perhatian tikus. Selain itu, upayakan untuk selalu rutin memeriksa kondisi kendaraan untuk mendeteksi tanda-tanda keberadaan tikus sejak dini.
Temukan berbagai tips, rekomendasi, info spesifikasi, hingga berita terkini seputar dunia otomotif melalui kumpulan artikel Tirto di tautan ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id































