tirto.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara sementara perdagangan saham PT Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) pada Rabu (2/7/2025). Ini dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham MAPB.
"Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPB)," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Kepala Divisi Pengaturan & Operasional, Yulianto Aji Sadono, dikutip dari keterbukaan informasi.
Sebagai informasi, MAPB merupakan salah satu anak perusahaan dari Grup MAP dan merupakan pemain utama di bidang kafe dan restoran di Indonesia.
MAPB memiliki lebih dari 800 gerai yang tersebar di 58 kota di Indonesia. Portofolio MBA terdiri atas delapan brand terkemuka. Diantaranya Starbucks, Pizza Marzano, Krispy Kreme, Cold Stone Creamery, Godiva, PAUL Bakery, Genki Sushi dan Subway.
Yulianto menjelaskan, penghentian sementara perdagangan saham PT Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Salah satu tujuannya untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham PT Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPB).
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," pungkasnya.
Diketahui, pada penutupan perdagangan terakhir, Selasa (1/7/2025) kemarin, saham Saham PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) terpantau ditutup menguat 3,15 persen atau naik 60 point ke harga Rp1.960 per saham.
Jika pada, Senin (2/6/2025) lalu yang masih ditutup di harga Rp1.240 per saham, maka hingga penutupan, Selasa (1/7/2024) kemarin, saham MAPB tercatat telah mengalami kenaikan harga sekitar 58 persen selama periode waktu tersebut.
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































