Menuju konten utama

Bareskrim Asistensi Kasus Anak Disabilitas Dianiaya di Karawang

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, memastikan proses penyelidikan masih berlanjut hingga saat ini.

Bareskrim Asistensi Kasus Anak Disabilitas Dianiaya di Karawang
Ilustrasi Penganiayaan. foto/IStockphoto. foto/IStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri mengasistensi penanganan anak disabilitas yang meninggal karena diduga dianiaya di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Saat ini, kasus tersebut tengah dalam proses pengusutan oleh jajaran Polres Karawang.

"Kami dari PPA dan PPO sudah ada asistensi. Progres penegakan hukum telah dijalankan sesuai ketentuan dan kami sebagai pembina fungsi melaksanakan asistensi dan back-up," ungkap Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Nurul Azizah, saat dikonfirmasi, Sabtu (15/11/2025).

Di sisi lain, Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, memastikan proses penyelidikan masih berlanjut hingga saat ini. Namun, dia memang belum bisa merinci berapa orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan ini.

"Masih berproses ya, ditunggu saja," ucap Fiki saat dikonfirmasi.

Diketahui, dalam peristiwa ini anak disabilitas yang menjadi korban berinisial RP (15). Korban sempat dilarikan ke rumah sakit dan meninggal usai mengalami masa koma.

Sejumlah saksi pun telah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Karawang terkait peristiwa ini. Namun, belum diketahui berapa orang yang terlibat langsung, karena warga sekitar mengetahui tindakan kekerasan kepada korban.

Korban yang mengalami tunagrahita itu awalnya diduga hendak melakukan tindak pidana. Kemudian, dia dikeroyok sejumlah orang yang berdalih untuk menghentikan perbuatannya.

Pihak keluarga mengakui bahwa korban tunagrahita dan sulit bicara. Kedua orang tua korban disebut sudah meninggal dunia dan kemudian diangkat anak untuk diasuh oleh keluarganya saat ini.

Baca juga artikel terkait PENGANIAYAAN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher