Menuju konten utama

Bantu Warga Miskin, Kemensos Lelang Perhiasan-Logam Mulia Rp10 M

Kemensos akan melelang barang hadiah undian tidak diambil berupa logam mulia, perhiasan emas, dan mutiara. Lelang akan berlangsung pada 13-25 Mei 2026. 

Bantu Warga Miskin, Kemensos Lelang Perhiasan-Logam Mulia Rp10 M
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul pada konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). FOTO/ dok.Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Sosial (Kemensos) akan melelang barang hadiah undian berupa logam mulia beserta perhiasan emas dan mutiara yang nilainya diperkirakan mencapai lebih dari Rp10 miliar. Hasil lelang ini bakal disalurkan sebagai bantuan untuk keluarga-keluarga miskin.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan barang-barang yang akan dilelang tersebut adalah Hadiah Tidak Tertebak (HTT) dan Hadiah Tidak Diambil Pemenang (HTDP) dari Undian Gratis Berhadiah (UGB) sejak tahun 2008. Sesuai regulasi, barang-barang itu diserahkan kepada Kemensos.

"HTT itu hadiah tidak tertebak. Jadi hadiahnya sudah ada, tapi tidak ada yang mengambil. Ada juga HTDP, hadiah tidak diambil pemenangnya. Kalau HTDP itu pemenangnya sudah ada, tapi tidak diambil," kata Gus Ipul dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Ada tiga jenis barang akan dilelang. Pertama, logam mulia sejumlah 738 keping yang berat totalnya 3.230 gram. Kemudian, perhiasan emas sebanyak 832 keping dengan berat 2.967 gram. Ketiga, perhiasan mutiara sebanyak 756 pasang.

Total nilai limit lelang barang-barang itu ditetapkan senilai Rp10.176.929.000.

Gus Ipul menjelaskan, hasil lelang tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu keluarga-keluarga yang membutuhkan dukungan sosial maupun ekonomi. Misalnya, perbaikan rumah tidak layak huni dan pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha.

“Nanti hasilnya sepenuhnya [untuk] membantu keluarga-keluarga yang memang secara nyata membutuhkan bantuan, baik itu untuk pembangunan rumah supaya lebih layak huni atau bantuan-bantuan usaha sebagai dukungan agar mereka bisa lebih mandiri secara ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, tahap aanwijzing (penjelasan ke calon peserta lelang) dijadwalkan pada hari Kamis, 21 Mei 2026 pukul 13.30 WIB hingga 15.00 WIB melalui Zoom Meeting.

Kemudian, proses lelang berlangsung sejak 13 Mei 2026 hingga 25 Mei 2026 pukul 14.35 WIB sesuai waktu server.

Gus Ipul menambahkan, lelang ini digelar secara terbuka untuk masyarakat umum. Dia pun berharap lelang ini menarik banyak peminat sehingga hasilnya bertambah optimal.

“Ini terbuka, siapa pun yang ingin ikut silakan. Semakin banyak peminat tentu semakin bagus, lebih-lebih kalau nilainya juga meningkat terus. Niatnya juga membantu mereka yang membutuhkan,” pungkasnya.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis