Menuju konten utama

Bagaimana Cara Paralel Set Top Box untuk 2 TV ?

Bagaimana cara paralel set top box untuk 2 TV analog menjadi pertanyaan para penonton siaran digital. Simak cara paralel set top box untuk 2 TV di sini.

Bagaimana Cara Paralel Set Top Box untuk 2 TV ?
Ilustrasi Menonton TV. foto/istockphoto

tirto.id - Set top box (STB) menjadi alat bantu televisi lawas agar bisa digunakan untuk menonton siaran tv digital. Umumnya, set top box hanya 1 buah untuk 1 televisi. Lantas, bagaimana cara paralel set top box untuk 2 TV?

Cara paralel set top box perlu diketahui jika ingin mengaktifkan 2 TV sekaligus di rumah, meski hanya memilik 1 set top box. Penggunaan set top box memang telah diberlakukan seiring dengan beralihnya siaran televisi analog ke siaran digital.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah menghentikan siaran analog sejak 2 Agustus 2023 di seluruh Indonesia. Hal ini mengakhiri riwayat siaran analog atau analog siwtch off (ASO) di tanah air yang telah mengudara selama 60 tahun.

Keberadaan set top box membantu masyarakat yang belum memiliki TV digital untuk menjangkau siaran-siaran digital. Satu set top box biasanya digunakan untuk 1 televisi saja. Meski begitu, tak jarang kebutuhan telvisi di suatu rumah bisa lebih dari 1.

Tingginya minat menonton tv di rumah dapat menuntut adanya penambahan unit televisi. Dengan demikian, satu rumah berpotensi memiliki 2 TV. Agar dapat memfasilitasi kebutuhan akan siaran digital pada 2 tv tersebut, pengguna umumnya bakal menambah set top box lagi.

Akan tetapi, memiliki satu set top box saja sebenarnya sudah cukup untuk kebutuhan 2 TV sekaligus. Satu set top box bisa dipasang untuk 2 televisi. Cara paralel set top box untuk 2 TV itu bisa dilakukan dengan sejumlah langkah.

Cara Paralel Set Top Box untuk 2 TV

Berikut ini adalah cara paralel satu set top box untuk kebutuhan 2 TV sekaligus:

  • Pastikan STB yang akan dipasang sudah disertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta dilengkapi dengan port RF in dan RF out.
  • Periksa terlebih dahulu kondisi antena yang akan digunakan. Pastikan antena itu berfungsi dengan baik untuk menerima sinyal.
  • Berikutnya, potong kabel antena sepanjang sekitar 1 meter. Pada kedua ujung kabel tersebut, pasanglah dengan jack antena yang memiliki 2 jenis berbeda, yaitu female dan male.
  • Jika sudah siap, sambungkan kabel antena yang sebelumnya telah dipotong pada TV tabung dan STB. Pastikan bagian male terhubung ke TV dan bagian female terhubung ke port RF out pada STB.
  • Selanjutnya, sambungkan kabel antena utama ke port RF in pada STB.
  • Kemudian, kabel RCA yang berwarna kuning, merah, dan putih bisa disambungkan ke TV tabung dan STB. Jangan lupa untuk memasang sesuai dengan warnanya.
  • Terakhir, hubungkan kabel HDMI dari STB ke TV LED.
  • Jika semua langkah di atas sudah dilakukan, pengguna dapat mencari sinyal melalui mode pencarian otomatis pada STB.
Usai mengetahui cara paralel set top box untuk 2 tv analog, pengguna bisa langsung beralih ke tahap selanjutnya, yaitu mencari siaran TV digital. Ini memungkinkan pengguna bisa menyaksikan siaran digital di TV analog.

Perlu diketahui, TV analog tidak bisa secara otomatis menangkap siaran digital. Masalah ini disebabkan karena perbedaan sinyal antara analog dan digital.

Untuk mengatasi masalah ini, maka dibutuhkan perangkat konversi agar dapat mengubah sinyal digital menjadi analog. Perangkat konversi itu adalah Set Top Box (STB).

STB bisa dihubungkan ke TV analog lewat port RCA atau HDMI. Untuk menerima siaran digital, STB harus dihubungkan ke antena.

Antena tidak selalu harus berlabel "antena digital". Sebab, antena UHF sudah cukup untuk menerima siaran digital. Bila menggunakan antena luar, disarankan untuk mengarahkannya ke pemancar sinyal digital agar bisa menerima sinyal secara kuat.

Aplikasi seperti SinyalTVDigital dapat membantu dalam penyesuaian arah antena. Setelah sinyal stabil, siaran digital bakal muncul secara jelas di layar TV analog tanpa ada gangguan seperti yang sering terjadi pada siaran analog.

Baca juga artikel terkait SIARAN DIGITAL atau tulisan lainnya dari Ahmad Yasin

tirto.id - Teknologi
Kontributor: Ahmad Yasin
Penulis: Ahmad Yasin
Editor: Agung DH