tirto.id - Pola asuh Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penyiksaan di Bandung, kini jadi sorotan publik. Dalam unggahan video akun resmi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Taufik rupanya sudah menunjukkan gelagat sebagai pelaku kekerasan sejak lama.
Nama Taufik Hidayat kini jadi sorotan publik karena tindakannya menyekap dan menyiksa seorang perempuan berinisial Y selama tiga tahun. Ia kemudian ditangkap polisi pada Selasa (23/6/2026).
Kasus ini jadi perhatian publik lantaran korban ditemukan dalam keadaan yang mengenaskan. Salah satu matanya telah dibuat buta, sebagian bibirnya hilang, serta bekas luka yang ada di sekujur badan.
Namun, belakangan terungkap bahwa perilaku kekerasan Taufik Hidayat ternyata sudah tampak sejak lama. Hal ini terungkap dalam cerita ayah Taufik dan orang-orang yang pernah dekat dengannya di masa lalu.
Tata, ayah Taufik, menyebut bahwa anaknya itu bahkan pernah memukul tengkuk kepalanya dengan kayu secara tiba-tiba ketika ia sedang kerja mencangkul. Hal ini ia kisahkan ketika bertemu Dedi Mulyadi atau KDM.
“Pernah dipukul kepala pakai kayu,” kata Tata, dikutip dari video akun YouTube Dedi Mulyadi yang diunggah pada Rabu (24/6).
Tata menyebut bahwa hal itu terjadi ketika Taufik sudah dewasa. Saat hendak makan dan menemukan tak ada lauk di meja makan, Taufik langsung mendatangi ayahnya untuk memukulnya dengan kayu.
Selain itu, Taufik juga rupanya pernah punya riwayat menikah di usia muda. Pada 2015, ketika Taufik menginjak usia sekitar 19 tahun, ia menikah. Saat itu pula, Taufik telah menunjukkan gelagat sebagai pelaku KDRT.
Menurut keterangan mantan istri Taufik, pernikahannya dengan Taufik hanya berlangsung 2 minggu. Namun, dalam rentang waktu itu, Taufik kerap kali melakukan pemaksaan hubungan seksual kepada bekas istrinya itu.
“Suka banting helm sama sepatu,” kata mantan istri Taufik, mengisahkan bagaimana Taufik memaksa melakukan hubungan seksual di masa lalu.
Taufik Hidayat Disebut Anak yang Dimanjakan Sejak Kecil
Selain sifat temperamental yang sudah dikenal oleh orang-orang di dekatnya sejak masa lalu, Taufik Hidayat juga disebut merupakan anak yang kerap dimanjakan sejak kecil. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh kepala desa tempat Taufik lahir, Kusnaedi.
Dalam video yang diunggah KDM, Kusnaedi menyebut bahwa Taufik memang kerap dimanjakan sejak kecil. Menurutnya, ketika terjadi perkelahian, ayah Taufik selalu membela anaknya, entah anaknya benar atau salah.
Tata, di sisi lain, membenarkan hal tersebut. Menurut sang ayah, Taufik selama ini merupakan anak favoritnya.
Selain itu, Kusnaedi juga mengisahkan tentang saudara-saudara Taufik. Rupanya, keluarga Taufik juga memiliki masalah yang pelik. Taufik dan saudara-saudaranya merupakan pecandu narkoba.
Menurut Kusnaedi, Tata memiliki empat orang anak. Anak pertama meninggal karena sebab yang wajar. Anak keduanya dikenal sebagai pecandu. Anak ketiga adalah Taufik Hidayat. Anak keempat meninggal karena overdosis narkoba.
“[Terpengaruh] sama temen-temen di lingkungan kampung,” kata Tata, menjelaskan mengapa banyak anaknya terlibat kasus narkoba.
Kini, dengan ditangkapnya Taufik Hidayat dalam kasus penyiksaan dan penyekapan korban berinisial Y selama tiga tahun, Tata mengaku telah pasrah dengan nasib anaknya itu.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































