Menuju konten utama

Apa Itu Ikhwanul Muslimin yang Ditetapkan Teroris oleh AS?

Apa itu Ikhwanul Muslimin yang dilabeli AS sebagai organisasi teroris? Simak penjelasan soal Ikhwanul Muslimin dan alasan dicap sebagai teroris oleh AS.

Apa Itu Ikhwanul Muslimin yang Ditetapkan Teroris oleh AS?
Ilustrasi teroris. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengumumkan pada Selasa (13/1/2026), jika cabang-cabang Ikhwanul Muslimin atau Muslim Brotherhood di tiga negara yakni Mesir, Yordania, dan Lebanon, sebagai organisasi teroris.

Melalui pernyataan resmi, AS menyebut jika langkah ini dilakukan karena pemerintah AS menilai cabang-cabang ini telah mendukung kelompok teroris seperti Hamas.

AS juga menyatakan, cabang Mesir dan Yordania akan dimasukkan dalam daftar Specially Designated Global Terrorists sesuai dengan perintah eksekutif Presiden Donald Trump, karena mendukung secara material kegiatan teroris Hamas.

Departemen Luar Negeri juga menetapkan Ikhwanul Muslimin Lebanon dan sekretaris jenderalnya, Muhammad Fawzi Taqqosh, sebagai organisasi dan individu teroris, sehingga mereka terkena sanksi serupa.

Alasan AS Tetapkan Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Pemerintah AS menilai cabang Ikhwanul Muslimin di Mesir, Yordania, dan Lebanon masih mempromosikan, menghasut, dan memuji tindakan terorisme. Hal itu dianggap dapat mengancam kepentingan AS dan sekutunya.

Tak hanya mempromosikan, menghasut, dan memuji tindakan terorisme, Ikhwanul Muslimin di tiga negara tersebut juga dituding telah memberikan dukungan finansial, logistik, dan perekrutan anggota untuk Hamas.

Ikhwanul Muslimin cabang Mesir juga dianggap telah membantu seseorang yang ingin bergabung dengan Hamas di Gaza, sedangkan cabang Yordania terlibat dalam pembuatan roket, drone, dan bahan peledak, serta penggalangan dana secara ilegal.

Dengan sanksi ini, semua aset dan properti yang dimiliki oleh organisasi dan individu yang ditunjuk di AS atau di bawah kendali warga AS dibekukan, dan transaksi dengan mereka dilarang tanpa izin khusus.

Pelanggaran terhadap sanksi dapat menimbulkan hukuman sipil atau pidana, baik bagi warga AS maupun pihak asing. Institusi keuangan asing yang bertransaksi dengan pihak yang ditunjuk juga bisa terkena sanksi sekunder, misalnya pembatasan akun di bank AS.

Tujuan utama sanksi ini menurut AS adalah untuk memaksa cabang-cabang Ikhwanul Muslimin tersebut agar berhenti mendukung terorisme dan kegiatan yang mengancam stabilitas internasional.

Apa Itu Ikhwanul Muslimin?

Muslim Brotherhood atau dikenal juga sebagai Muslim Brothers, al-Ikhwan al-Muslimin, Jama'at al-Ikhwan al-Muslimun, Hizb Al-Ikhwan Al-Muslimoon, atau al-Ikhwan – “The Brothers” adalah organisasi Islam yang didirikan pada 1928 oleh Hasan al-Banna, seorang guru sekolah dasar berusia 22 tahun di Mesir.

Al-Banna mendirikan gerakan ini sebagai upaya kebangkitan Islam setelah runtuhnya Kekaisaran Ottoman dan larangan sistem kekhalifahan yang selama berabad-abad menyatukan umat Muslim.

Ia menekankan bahwa Islam bukan hanya agama, tetapi cara hidup yang menyeluruh, dan menggabungkan pendidikan agama tradisional dengan pelatihan jihadi untuk anggota laki-laki.

Dalam dua dekade berikutnya, Muslim Brotherhood berkembang menjadi gerakan populer yang mencakup pendidikan, agama, dan politik melalui partai mereka, Hizb Al-Ikhwan Al-Muslimoon.

Mereka menentang kebijakan pemerintah Mesir yang dianggap pasif terhadap Zionis, mendukung perjuangan Palestina melawan Israel, dan melakukan serangkaian aksi kekerasan, termasuk pembunuhan Perdana Menteri Mesir Mahmud Fahmi Nokrashi pada 1948, yang diikuti pembunuhan al-Banna sendiri pada 1949.

Meski secara resmi dilarang oleh pemerintah Mesir sejak 1954 karena menuntut penerapan hukum syariah, Muslim Brotherhood tetap aktif secara politik dan sosial, bahkan memenangkan kursi parlemen secara independen dan mengisi posisi penting dalam organisasi profesional.

Sejak itu, organisasi ini mengalami siklus pertumbuhan, konflik internal, dan pembentukan kelompok-kelompok militan, termasuk al-Jihad dan al-Gama'at al-Islamiyya di Mesir, HAMAS di Palestina, dan berbagai kelompok mujahidin di Afghanistan.

Saat ini, Muslim Brotherhood memiliki jaringan keuangan dan operasional global yang kompleks dengan lebih dari 70 cabang di berbagai negara, menjadikannya salah satu gerakan Islam paling berpengaruh sekaligus kontroversial di dunia.

Slogan mereka yang terkenal adalah: “Allah adalah tujuan kami. Nabi adalah pemimpin kami. Al-Qur’an adalah hukum kami. Jihad adalah jalan kami. Mati di jalan Allah adalah harapan tertinggi kami”.

Baca juga artikel terkait TRUMP atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra