Menuju konten utama

AS Tangguhkan Visa Migran 75 Negara, Termasuk Indonesia?

Amerika Serikat akan menangguhkan proses pemberian visa migran untuk 75 negara di dunia. Termukan daftarnya berikut ini.

AS Tangguhkan Visa Migran 75 Negara, Termasuk Indonesia?
Polisi memindahkan pendukung 'Dreamers Act' dari tangga gedung Senat di Washington, Amerika Serikat saat mereka melakukan aksi meminta Kongres mengesahkan uu yang mengizinkan para 'Dreamers' untuk tinggal selamanya di negara tersebut, Rabu (6/12). ANTARA FOTO/REUTERS/Yuri Gripas

tirto.id - Amerika Serikat (AS) menangguhkan proses pemberian visa migran untuk 75 negara tanpa batas waktu. Hal ini menjadi kebijakan agresif terbaru pemerintahan Donald Trump tentang imigrasi. Apakah Indonesia termasuk di dalamnya?

Dinukil dari CNN, penangguhan proses perizinan visa tersebut akan berlaku untuk izin tinggal migran, seperti visa kerja atau bergabung dengan keluarga di AS. Sementara itu, untuk visa pelajar dan turis, penangguhan tidak diberlakukan sehingga jika ingin menonton Piala Dunia 2026 di AS masih diperbolehkan. Penangguhan ini dilaporkan bakal mulai berlaku pada 21 Januari 2026 mendatang.

Penangguhan ini diterapkan karena tahun lalu Departemen Luar Negeri AS memperketat pemeriksaan imigrasi berdasarkan aturan “beban publik”. Aturan ini ditujukan kepada orang-orang yang menurut pemerintahan Trump dikhawatirkan akan membebani keuangan dan layanan publik negara.

“Departemen Luar Negeri akan menggunakan kewenangannya untuk menolak calon imigran yang diperkirakan akan menjadi beban bagi Amerika Serikat dan memanfaatkan bantuan dari negara serta rakyat Amerika,” ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Tommy Pigott, dalam pernyataannya pada Rabu (14/1/2025) dikutip CNN.

Apakah Visa Migran untuk Indonesia Ikut Ditangguhkan?

Seturut daftar negara yang diberitakan The Guardian, Indonesia tidak termasuk salah satu negara yang proses visanya ditangguhkan AS.

Sementara itu, terdapat empat negara di kawasan Asia Tenggara yang masuk dalam daftar. Keempatnya adalah Kamboja, Laos, Myanmar, dan Thailand.

Menurut Migration Policy Institute, data sensus dari Biro Sensus AS pada 2023 lalu menunjukkan bahwa keempat negara Asia Tenggara tersebut merupakan enam besar negara asal imigran dari Asia tenggara.

Dalam data itu, Filipina menjadi negara asal imigran AS dari Asia Tenggara terbesar dengan 2,05 juta orang, diikuti Vietnam (1,3 juta orang), Thailand (253 ribu orang), Laos (161 ribu orang), Myanmar (160 ribu orang), dan Kamboja (151 ribu orang).

Daftar 75 Negara yang Ditangguhkan Visa Migrannya oleh AS

Dalam daftar 75 negara yang proses visa migrannya ditangguhkan AS, negara dari kawasan Sub-Sahara Afrika mendominasi dengan 23 negara. Disusul kemudian Amerika Latin & Karibia jadi kawasan kedua dengan negara yang proses visa migrannya ditangguhkan oleh AS, diikuti Eropa Timur & Balkan, serta Timur Tengah.

Dalam daftar tersebut, negara-negara yang selama ini dianggap sebagai negara non-kooperatif bagi AS ikut termasuk, seperti Rusia, Belarus, dan Kuba.

Berikut daftar lengkap 75 negara yang pemrosesan visa imigrannya ditangguhkan oleh AS:

  1. Afghanistan
  2. Albania
  3. Aljazair
  4. Antigua dan Barbuda
  5. Armenia
  6. Azerbaijan
  7. Bahama
  8. Bangladesh
  9. Barbados
  10. Belarus
  11. Belize
  12. Bhutan
  13. Bosnia
  14. Brasil
  15. Burma
  16. Kamboja
  17. Kamerun
  18. Tanjung Verde
  19. Kolombia
  20. Pantai Gading
  21. Kuba
  22. Republik Demokratik Kongo
  23. Dominika
  24. Mesir
  25. Eritrea
  26. Ethiopia
  27. Fiji
  28. Gambia
  29. Georgia
  30. Ghana
  31. Grenada
  32. Guatemala
  33. Guinea
  34. Haiti
  35. Iran
  36. Irak
  37. Jamaika
  38. Yordania
  39. Kazakhstan
  40. Kosovo
  41. Kuwait
  42. Kirgistan
  43. Laos
  44. Lebanon
  45. Liberia
  46. Libya
  47. Makedonia
  48. Moldova
  49. Mongolia
  50. Montenegro
  51. Maroko
  52. Nepal
  53. Nikaragua
  54. Nigeria
  55. Pakistan
  56. Republik Kongo
  57. Rusia
  58. Rwanda
  59. Saint Kitts dan Nevis
  60. Saint Lucia
  61. Saint Vincent dan Grenadines
  62. Senegal
  63. Sierra Leone
  64. Somalia
  65. Sudan Selatan
  66. Sudan
  67. Suriah
  68. Tanzania
  69. Thailand
  70. Togo
  71. Tunisia
  72. Uganda
  73. Uruguay
  74. Uzbekistan
  75. Yaman

Baca juga artikel terkait INTERNASIONAL atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar