tirto.id - Apakah Iran lolos 32 besar Piala Dunia 2026? Hasil seri 1-1 lawan Mesir pada Sabtu (27/6) di Lumen Field, Seattle membuat Team Melli menempati peringkat 3 Grup G. Nasib Iran apakah masuk fase knockout atau tidak, bergantung pada hasil laga Grup J, K, dan L yang bergulir pada Minggu (28/6). Bagaimana hitung-hitungannya?
Iran nyaris saja menciptakan sejarah dengan lolos otomatis ke fase gugur Piala Dunia 2026. Dalam laga kontra Mesir, Team Melli yang sempat tertinggal lebih dahulu, bisa membalas lewat gol Ramin Rezaeian ('14). Pada ujung babak kedua, bahkan Shojae Khalilzadeh (90+2') membobol gawang The Pharaohs. Namun, wasit Szymon Marciniak (Polandia), menganulir gol tersebut karena sudah terjadi offside.
Alhasil, Iran harus puas finis di peringkat 3 Grup G. Posisi pertama diambil Belgia yang melumat Selandia Baru 5-1 di laga pemungkas yang berlangsung di Vancouver. Sementara itu, Mesir juga melaju ke 32 besar sebagai runner-up. Belgia dan Mesir sama-sama mengoleksi 5 angka, tetapi The Red Devils unggul jumlah selisih gol, yaitu +4 banding +2.
Dengan status Iran sebagai peringkat 3, kepastian lolos mereka ke fase gugur Piala Dunia 2026 masih menggantung. Pasalnya, situasi belum pasti. Iran sudah dipastikan lebih baik daripada 3 peringkat 3 grup lain dalam klasemen mini peringkat 3 terbaik. Namun, Team Melli butuh ada 1 tim lagi yang lebih buruk daripada mereka. Tim tersebut diharapkan datang dari Grup J, K, atau L.
Apakah Iran Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026? Ini Skenario Klasemen Peringkat 3 Terbaik
Dalam aturan Piala Dunia 2026, ada 8 tim peringkat 3 yang berhak lolos ke fase gugur menemani 12 juara grup dan 12 runner-up. Sebaliknya, akan ada 4 tim peringkat 3 yang tersingkir, mengikuti jejak 12 tim juru kunci Grup A hingga L.
Berikut ini klasemen peringkat 3 terbaik Piala Dunia 2026 per Sabtu (27/6).
| Peringkat Ketiga Terbaik | Grup | Negara | M | M | S | K | SG | Poin |
| 1 | E | Ekuador (lolos) | 3 | 1 | 1 | 1 | 0 | 4 |
| 2 | B | Bosnia & Herzegovina (lolos) | 3 | 1 | 1 | 1 | −1 | 4 |
| 3 | F | Swedia (lolos) | 3 | 1 | 1 | 1 | 0 | 4 |
| 4 | D | Paraguay (lolos) | 3 | 1 | 1 | 1 | −2 | 4 |
| 5 | I | Senegal (lolos) | 3 | 1 | 0 | 2 | +2 | 3 |
| 6 | G | Iran | 3 | 0 | 3 | 0 | 0 | 3 |
| 7 | L | Kroasia | 2 | 1 | 0 | 1 | −1 | 3 |
| 8 | A | Korsel | 3 | 1 | 0 | 2 | −1 | 3 |
| 9 | J | Aljazair | 2 | 1 | 0 | 1 | −2 | 3 |
| 10 | C | Skotlandia | 3 | 1 | 0 | 2 | -3 | 3 |
| 1 | H | Uruguay (gugur) | 3 | 0 | 2 | 1 | -1 | 2 |
| 12 | K | RD Kongo | 2 | 0 | 1 | 1 | −1 | 1 |
Per Sabtu (27/6), tim peringkat 3 yang sudah pasti lolos 32 besar adalah Swedia (Grup F), Ekuador (Grup E), Bosnia & Herzegovina (Grup B), Paraguay (Grup D), dan Senegal (Grup I). Total 5 tim tersebut tidak mungkin dikejar oleh para peringkat 3 lain.
Swedia, Ekuador, Bosnia, dan Paraguay punya 4 angka. Mereka sudah pasti lebih baik daripada Senegal (Grup I), Iran (Grup G), Korea (Grup A), Skotlandia (Grup C), dan Uruguay (Grup H) yang hanya punya koleksi 3 poin.
Senegal pun demikian. Meskipun punya 3 angka saja, selisih gol Singa Teranga lebih baik daripada Iran, Korea, Skotlandia, dan Uruguay. Senegal sudah aman karena ada 4 tim yang lebih buruk daripada mereka.
Situasinya sedikit berbeda untuk Iran. Team Melli yang tidak pernah menang tetapi juga tidak pernah kalah di Grup G, total punya 3 angka dari 3 laga. Jumlah poin mereka sama dari Korea dan Skotlandia. Namun, Iran unggul selisih gol. Mereka punya SG 0, sedangkan Korea -1 dan Skotlandia -2. Sementara itu, Uruguay finis dengan 2 angka saja di Grup H.
Yang dibutuhkan Iran adalah satu hal: salah satu dari 3 peringkat 3 di Grup J, K, atau L mendapatkan poin lebih buruk daripada mereka. Jika tidak, punya 3 angka, tapi selisih gol lebih buruk (minimal -1). Jika tidak, andai pun selisih golnya 0, tim tersebut tidak boleh mencetak 3 gol (maksimal 2 gol).
Di Grup J, pertandingan terakhir akan melibatkan Argentina vs Yordania dan Austria vs Aljazair. Yang bisa finis di peringkat 2 atau 3 adalah Austria dan Aljazair. Kedua tim bisa "bekerjasama" dengan hasil imbang. Andai itu yang terjadi, Aljazair yang ada di urutan 3, akan punya 4 angka, dan lebih baik daripada Iran. Wakil CAF itu otomatis lolos ke 32 besar sebagai peringkat 3 terbaik karena sudah ada 4 peringkat 3 yang lebih buruk (Iran, Korsel, Skotlandia, dan Uruguay).
Di Grup K, pertarungan RD Kongo vs Uzbekistan akan menjadi penentu peringkat 3. RD Kongo sebenarnya bisa finis lebih tinggi, yaitu runner-up, andai Portugal kalah telak dari Kolombia hingga 6 gol.
Namun, secara realistis, Kongo hanya bisa mengincar peringkat 3 dengan mengalahkan Uzbekistan. Andai itu yang terjadi, RD Kongo akan lolos 32 besar. Seperti kasus yang potensial dialami Aljazair, RD Kongo akan lebih baik daripada 4 tim peringkat 3 lain (Iran, Korsel, Skotlandia, dan Uruguay).
Namun, jika laga ini berakhir seri, RD Kongo akan tersingkir. Mereka cuma punya 2 poin. Bagaimana jika Uzbekistan yang menang? The White Wolves berat karena sudah kalah 5-0 dari Portugal. Andaipun bisa mengalahkan RD Kongo, tapi cuma 1 gol, atau bahkan 4 gol, Uzbekistan akan gagal di klasemen peringkat 3. Mereka akan di bawah Iran yang selisih golnya 0.
Terakhir di Grup L, Kroasia akan bertempur dengan Ghana. Vatreni butuh menang untuk lolos, atau paling tidak seri. Andai imbang, Kroasia masuk lewat jalur peringkat 3 terbaik karena punya 4 angka.
Namun, jika Kroasia kalah dari Ghana, selisih gol mereka akan lebih buruk dari saat ini yang minus -1 gol. Hal tersebut menyebabkan Vatreni bakal finis di bawah Iran dan Korsel di klasemen peringkat 3 terbaik. Artinya, Kroasia bakal gugur.
Berdasarkan perhitungan The Athletic, Iran punya peluang lolos 92 persen. Saat ini, kans mereka tembus knockout jauh lebih besar dari Kroasia (84 persen), Aljazair (57 persen), Korea Selatan (44 persen), RD Kongo (42 persen), dan Skotlandia (1 persen).
Jika berdasarkan persentase itu, Iran, Kroasia, dan Aljazair akan menjadi 3 tim terakhir yang lolos dari jalur peringkat 3 terbaik. Namun, semuanya masih bergantung pada laga Grup J, K, L pada Minggu (28/6).
Seluruh pertandingan FIFA World Cup 2026 dapat disaksikan di kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Ikuti kabar terbaru seputar Piala Dunia 2026 dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id































