Menuju konten utama

Apakah Ada Demo Buruh Hari Ini 2 Juni di Jakarta? Ini Infonya

Demo buruh berlangsung Minggu (1/6/2025) di kawasan Patung Kuda, Jakarta. Apakah ada demo buruh hari ini? Selengkapnya di sini.

Apakah Ada Demo Buruh Hari Ini 2 Juni di Jakarta? Ini Infonya
Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer Gerungan di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, di Jakarta, Kamis (7/11/2024). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Muncul pencarian mengenai info demo buruh hari ini, Senin, 2 Juni 2025 di Jakarta, usai demo buruh pada Minggu (1/6) kemarin yang berpusat di kawasan Patung Kuda, Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) menggelar aksi demo Minggu kemarin. Sebanyak lebih dari 1.600 aparat dikerahkan untuk mengamankan aksi demo tersebut. Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu berakhir sekitar pukul 12.40 WIB.

Massa bergerak dengan menggunakan dua mobil. Mereka membawa serta spanduk berisi tuntutan-tuntutan. Mereka berjalan menuju Patung Kuda sambil membentangkan spanduk tersebut. Aksi unjuk rasa para buruh kemarin berlangsung dengan tertib dan terkendali.

Menurut informasi yang beredar, hari ini tidak ada aksi demo lanjutan menyambung demo tanggal 1 Juni 2025 tersebut. Demo baru akan kembali digelar besok, 3 Juni 2025 di Istana Negara.

Daftar Tuntutan Demo Buruh 1 Juni 2025

Para demo menyuarakan tiga tuntutan utama dalam orasinya. Tuntutan-tuntutan tersebut antara lain:

1. Menolak impor ilegal

Banyaknya impor ilegal yang dilakukan oleh para oknum dalam perusahaan dinilai sebagai akar adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Berantas impor ilegal, membuat aturan berupa Undang-Undang untuk melindungi industri dalam negeri,” ucap Presiden KSPN Ristadi saat memberikan keterangan pada media, dikutip Kumparan, Minggu (1/6/2025).

2. Segera sahkan Permendag No. 8

KSPN meminta Pemerintah agar segera mengesahkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 yang mengatur pembatasan impor barang dari luar negeri.

3. Stop Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

Maraknya video-video yang beredar di media sosial yang menceritakan banyaknya PHK dari perusahaan-perusahaan kepada para pegawainya membuat buruh-buruh mulai khawatir jika hal itu juga akan menimpa mereka. Karenanya, KSPN meminta Pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib dari para buruh sehingga tidak lagi terjadi PHK di perusahaan apapun ke depannya.

Ristadi menyebut jika perwakilan KSPN akan melakukan perundingan dengan Pemerintah di Istana Negara pada Selasa, 3 Juni besok. Ia berharap akan mendapat hal positif dari perundingan tersebut. Jika memang tidak ada tindakan tegas dari Pemerintah, pihaknya mengancam akan mengadakan aksi mogok kerja.

“Hari Selasa insyaallah kami perwakilan KSPN akan berdiskusi lebih lanjut dengan pihak istana untuk menentukan langkah strategis selanjutnya sebagai kelanjutan aspirasi hari ini yang kita sampaikan dalam aksi 1 Juni 2025,” ucapnya.

“Kalau dalam waktu maksimal dalam satu bulan ke depan ini tanggal 1 Juni, berarti bulan depan 1 Juli kalau aspirasi kita setelah melakukan diskusi teknis belum juga ada yang di follow up, maka siap menghentikan produksi secara nasional,” tutup dia.

Baca juga artikel terkait DEMO atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra