Menuju konten utama

Apa Penyebab 51 Rumah Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi Terbakar?

Api diduga pertama kali muncul dari fasilitas MCK umum yang berada di pinggir permukiman, tepatnya di dekat Rumah Gede Kampung Adat Ciptamulya.

Apa Penyebab 51 Rumah Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi Terbakar?
Ilustrasi kebakaran. Istockphoto/Getty Images
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kebakaran melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026) sekira pukul 14.00 WIB. Musibah kebakaran hebat ini melanda kawasan permukiman tradisional RT 05 dan RT 07 RW 02 Kampung Adat Ciptamulya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, hingga Minggu (26/7/2026), kebakaran menghanguskan 51 unit bangunan yang terdiri dari rumah warga dan lumbung padi milik masyarakat adat.

Adapun jumlah korban terdampak dari pendataan awal BPBD Jabar mencatat sedikitnya 28 Kepala Keluarga (KK) atau 89 jiwa.

Angka ini memperbarui laporan sementara sebelumnya dari BPBD Kabupaten Sukabumi di awal kejadian, yang sempat memperkirakan sedikitnya 70 unit rumah rusak dan 70 KK (420 jiwa) kehilangan tempat tinggal.

Verifikasi Data Terus Dilakukan

Saat ini, proses pendataan dan verifikasi di lapangan masih terus berlangsung secara terpadu oleh petugas gabungan.

Warga yang kehilangan tempat tinggal untuk sementara waktu menumpang di rumah-rumah kerabat serta tetangga terdekat yang selamat dari amuk api.

BPBD memastikan kebutuhan mendesak para korban saat ini meliputi tenda pengungsian, pakaian, bahan pangan, serta makanan siap saji.

Penyebab Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

Berdasarkan investigasi awal, api pertama kali muncul dari fasilitas MCK umum yang berada di pinggir permukiman, tepatnya di dekat Rumah Gede (Imah Gede). Dugaan kuat pemicu kebakaran adalah korsleting listrik yang memercikkan api di bagian atap bangunan tersebut.

Material bangunan rumah adat yang mayoritas terbuat dari kayu dan beratap ijuk membuat kobaran api dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Petugas BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kesiapsiagaan warga serta kuatnya ikatan kekeluargaan dan gotong royong di kampung adat menjadi faktor utama seluruh warga berhasil menyelamatkan diri dari kepungan api sebelum merambat lebih luas.

Gerak Cepat Kirim Bantuan

BPBD Provinsi Jawa Barat bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan kedaruratan bagi para korban kebakaran Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya.

Tim yang diberangkatkan sejak Sabtu (25/7/2026) malam tiba di lokasi kejadian dengan membawa peralatan darurat untuk mendukung penanganan yang sebelumnya telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Sukabumi, Dinas Pemadam Kebakaran, dan aparat setempat.

"Setibanya di lokasi, Tim BPBD Jabar langsung mendistribusikan bantuan logistik dan peralatan, melakukan pemasangan tenda darurat, serta mengirimkan 1 unit mobil tangki air dan 1 unit mobil toilet portabel untuk mendukung kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat," demikian keterangan di unggahan instagram @bpbd_jabar.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho

tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Bayu Septianto