tirto.id - Buah Kecapi menjadi perbincangan masyarakat usai menjadi menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah Gunung Sindur, Bogor. Lantas, apa itu buah Kecapi dan berasal dari mana? Cek harga dan manfaatnya lengkapnya.
Buah Kecapi memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh. Buah ini cenderung memiliki rasa perpaduan manis dan asam. Buah Kecapi memiliki nama ilmiah Sandoricum koetjape. Di Indonesia, buah kecapi juga sering disebut dengan buah santol.
Secara umum, buah kecapi berasal dari kawasan tropis yang hidup di wilayah semenanjung Malaya hingga kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Berdasarkan penelitian yang dimuat di Journal of Food Biochemistry pada 2022, buah kecapi mengandung sejumlah senyawa biotik yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti kalsium, serat, hingga zat besi.
Mengenal Buah Kecapi & Bentuknya
Buah kecapi berbentuk bulat sedikit lonjong dengan diameter 5-7 cm. Buah ini memiliki kulit tebal berwarna kuning kehijauan hingga coklat muda. Jika dibuka, buah kecapi memiliki daging buah berwarna putih dan berserat lembut. Di dalam buahnya terdapat biji yang besar.
Buah kecapi yang berasal dari wilayah tropis ini memiliki rasa manis dan asam, dengan aroma harum yang khas. Semakin matang buahnya, rasa manisnya akan lebih dominan.
Di berbagai daerah, buah kecapi biasanya dapat dikonsumsi secara langsung tanpa perlu diolah. Rasanya yang segar membuat buah kecapi semakin banyak diminati masyarakat. Tak hanya itu, buah kecapi juga bisa dijadikan jus dan hidangan makanan lain, seperti campuran salad.
Daun, pohon, dan akar kecapi juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan medis tertentu. Meski bisa dimakan, buah kecapi dapat menimbulkan alergi bagi beberapa orang, terutama alergi kulit. Jika ingin mengonsumsi buah kecapi, pastikan mencicipi terlebih dahulu. Jika tidak ada reaksi apapun, maka buah tersebut dapat dikonsumsi dengan naman.
Di Indonesia, buah kecapi cenderung langka dan bersifat musiman. Meski begitu, buah kecapi telah dipasarkan di marketplace dengan berbagai varian harga.
Berdasarkan pengamatan di berbagai toko online, buah kecapi jenis jumbo dibandrol dengan harga sekitar Rp15 ribu hingga Rp45 ribu. Sejumlah toko online juga menyediakan bibit buah kecapi dengan harga mulai Rp10 ribu.
Kandungan Nutrisi Buah Kecapi
Penelitian berjudul The health benefits of santol fruits and bioactive products isolated from Sandoricum koetjape Merr.: A scoping review yang dimuat dalam Journal of Food Biochemistry 2022 menyebutkan secara rinci kandungan senyawa buah kecapi.
Berdasarkan riset tersebut, buah kecapi mengandung senyawa seperti asam koetjapic (KA), yang memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-kanker. Dalam buah kecapi juga ditemukan kandungan bioaktif lain. Misalnya sandoripins dan sandoricin yang memiliki efek antioksidan dan antibakteri.
Kemudian, buah kecapi juga kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah infeksi, hingga menjaga Kesehatan kulit. Kemudian, serat yang di dalamnya juga dapat melancarkan pencernaan.
Buah kecapi bisa membantu mengatur tekanan darah dan fungsi jantung melalui kandungan kalium. Kemudian, antioksidan yang ada di dalam buah kecapi dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Meski berukuran kecil, buah kecapi memiliki kandungan air yang tinggi. Kandungan air tersebut dapat membantu tubuh tetap terhidrasi.
Berikut adalah kandungan nutrisi buah kecapi per 100 g menurut keterangan via laman Halodoc:
- Kadar Air: 85,4 g
- Protein: 0,06 g
- Karbohidrat: 0 g
- Lemak: 0,52 g
- Serat: 1,26 g
- Abu: 0,39 g
- Kalsium: 5,38 mg
- Fosfor: 12,57 mg
- Zat Besi: 0,86 mg
- Pektin: 14,89 mg
Manfaat Buah Kecapi
Buah kecapi mengandung sejumlah nutrisi yang penting bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaat buah kecapi:
1. Meningkatkan pembentukan sel darah
Kandungan zat besi dalam buah kecapi dapat berperan penting dalam mencegah anemia. Jika tubuh memperoleh asupan zat besi yang cukup, maka dapat membentuk sel darah merah yang sehat. Dengan demikian, sel darah merah dapat membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
2. Membantu pencernaan
Buah kecapi yang kaya serat dapat membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit. Buah ini juga dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran pencernaan.
3. Kaya Antioksidan
Seturut laman Jurnal STKIPMB, buah kecapi mengandung senyawa antioksidan tinggi, seperti flavonoid dan polifenol. Senyawa tersebut dapat menangkal radikal bebas dan melindungi sel-sel dalam tubuh.
4. Potensi Anti-inflamasi
Buah kecapi juga mengandung bioaktif yang dapat membantu mengurangi respons peradangan dalam tubuh. Peradagang tubuh dapat menjadi pemicu berbagai penyakit kronis seperti arthritis dan penyakit jantung.
5. Mengontrol Gula Darah
Buah kecapi memiliki indeks glikemik rendah, sehingga aman untuk dikonsumsi dalam jumlah wajar oleh penderita diabetes.
6. Menurunkan Kolesterol
Kandungan serat pektin buah kecapi dapat membantu mengikat kolesterol jahat dalam tubuh.
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id





































