Menuju konten utama

Kronologi Kematian Yanto Idorway Presenter TVRI Papua Barat

Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway ditemukan meninggal setelah sembilan hari hilang akibat terseret arus Sungai Memti di Pegunungan Arfak.

Kronologi Kematian Yanto Idorway Presenter TVRI Papua Barat
Yanto Idorway. Instagram/yanto.idorway27
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sembilan hari dinyatakan hilang akibat terseret arus Sungai Memti di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak.

Melalui unggahan di akun media sosial, TVRI menyampaikan kabar duka mengenai kepergian presenter bernama lengkap Surianto Tuwing Idorway yang bertugas di Papua Barat itu.

“Segenap pimpinan dan keluarga besar TVRI menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya rekan kami, Yanto Idorway, Presenter TVRI Papua Barat,” tulis mereka di akun IG @tvrinasional pada 27 Juli 2026.

Jenazah Yanto ditemukan pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.05 WIT oleh warga setempat dan selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan yang terdiri atas personel TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

“Kabar duka menyelimuti keluarga besar TVRI Papua Barat. Setelah sembilan hari dalam pencarian, Presenter TVRI Papua Barat, Surianto Tuwing Idorway, akhirnya ditemukan,” tulis @tvripapuabarat pada 27 Juli 2026.

“Terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan, keluarga, masyarakat, dan semua pihak yang telah berupaya serta mendukung proses pencarian,” ucap mereka.

Kronologi Kematian Presenter TVRI Yanto Idorway

Kronologi kejadian bermula pada Sabtu, 18 Juli 2026, sekitar pukul 14.00 WIT, ketika presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, mengunjungi kawasan wisata Air Terjun Memti di Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, bersama dua rekannya.

Saat hendak menyeberangi sungai, korban diduga terpeleset akibat kondisi bebatuan yang licin sebelum akhirnya terseret derasnya arus Sungai Memti. Kedua rekannya sempat berupaya melakukan pertolongan secara mandiri, namun korban tidak berhasil ditemukan sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri atas personel TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat setempat melakukan operasi pencarian.

Selama tujuh hari pelaksanaan operasi SAR, tim menghadapi berbagai kendala, mulai dari cuaca yang cepat berubah, kabut tebal di jalur menuju lokasi, suhu dingin, arus sungai yang deras, hingga bebatuan sungai berukuran besar dan licin.

Meski operasi SAR resmi ditutup pada Jumat, 24 Juli 2026, sesuai prosedur setelah berlangsung selama tujuh hari, pencarian terhadap korban tetap dilanjutkan.

Pada Senin, 27 Juli 2026, atau sembilan hari setelah korban dilaporkan hanyut, warga setempat berhasil menemukan jenazah Yanto Idorway sekitar pukul 11.05 WIT di Sungai Memti, berjarak sekitar 10 meter dari titik awal korban dilaporkan terjatuh. Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

Atas peristiwa tersebut, Polda Papua Barat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Atas nama Kapolda Papua Barat dan seluruh jajaran, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara Yanto Idorway," ucap Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Kombes Pol Trihadi Kuncahyo dikutip Antara News, Senin (27/7/2026).

Polda Papua Barat juga mengapresiasi dedikasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian serta mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan sungai, air terjun, pantai, maupun lokasi lain yang berpotensi membahayakan, terutama ketika kondisi cuaca tidak bersahabat atau debit air meningkat.

"Terima kasih kepada personel TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, kepala kampung, tokoh adat, serta relawan yang menunjukkan dedikasi dan sinergi selama operasi pencarian," ujarnya.

Baca juga artikel terkait KASUS KEMATIAN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra