Menuju konten utama

Cerita Saksi Kematian Sutrimo: Ditutup Sprei hingga Dibawa OTK

Deni mengatakan Sutrimo ditemukan dalam keadaan terlentang dan mulutnya berbusa pada Kamis pagi, sekira pukul delapan.

Cerita Saksi Kematian Sutrimo: Ditutup Sprei hingga Dibawa OTK
Deni (45), seorang tukang parkir yang berjaga di kawasan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. tirto.id/Naufal Majid
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Deni (45), seorang tukang parkir yang berjaga di kawasan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menceritakan momen ditemukannya tubuh seorang pria bernama Sutrimo di klinik estetik Mordent pada Kamis (23/7/2026) lalu. Belakangan, Sutrimo dinyatakan meninggal dunia.

Deni mengatakan Sutrimo ditemukan dalam keadaan terlentang dan mulutnya berbusa pada Kamis pagi, sekira pukul delapan.

Saat penemuan tersebut, Deni mengaku sedang berada di seberang klinik. Meski begitu, ia menyebut tubuh Sutrimo telah dibalut dengan sprei.

“Telentang, saya lihat telentang. Dikasih sprei,” kata Deni kepada para wartawan di lokasi.

Setelahnya, Deni melihat ada sebuah ambulans yang datang untuk menjemput Sutrimo.

Saat itu, ia melihat ada beberapa orang tidak dikenal yang ikut membawa tubuh Sutrimo ke dalam ambulans.

“Saya gak tahu pastinya [siapa yang membawa Sutrimo]. Bukan [warga sekitar]. Kalau warga sini pastinya tahu tuh, pasti kenal kalau warga sini begitu,” ucapnya.

Usai kejadian tersebut, menurut Deni, tidak ada lagi orang yang mendatangi klinik tersebut.

Ia menyebut, polisi baru mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu (26/7/2026), atau tiga hari setelah kejadian.

“Waktu itu enggak ada polisi. Enggak ada. Cuma warga-warga aja pada nengokin,” tuturnya.

Sebagai informasi, Sutrimo diinformasikan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, pada Kamis lalu. Berdasarkan informasi yang beredar, korban disebut ditemukan dengan kondisi mulut berbusa.

Sutrimo diduga merupakan Kepala Urusan Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Setelah ditemukan, Sutrimo segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

"Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kombes Pol Budi Hermanto.

Setelah menerima laporan tersebut, Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) bersama Polres Metro Jakarta Selatan langsung memulai penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban.

Baca juga artikel terkait KEMATIAN atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama