Menuju konten utama

Anggota DPRD Muara Enim & Anaknya Ditahan dalam Kasus Suap

Suap yang diterima tersangka dalam kasus ini sudah dibelikan sebuah mobil Alphard yang kini menjadi barang bukti.

Anggota DPRD Muara Enim & Anaknya Ditahan dalam Kasus Suap
Anggota DPRD Muara Enim dan anaknya ditahan Kejati Sumsel terkait kasus dugaan penerimaan suap proyek. FOTO: Humas Kejati Sumsel
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan menahan Anggota DPRD Muara Enim inisial KT dan anaknya, RA, kasus dugaan suap proyek. Keduanya menerima uang suap dari seorang rekanan sebesar Rp1,6 miliar.

Kasi Penkum Kejati Sumsel, Iwan Setiadi, mengungkapkan penyidik telah melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) terhadap kasus ini. Bapak dan anak itu dilakukan penahanan di Rutan Kelas I Palembang hingga 4 Juli 2026 sambil menunggu persidangan.

"Kedua tersangka kita lakukan penahanan setelah kita lakukan Tahap II. Tersangka KT merupakan Anggota DPRD Muara Enim aktif," ungkap Kasi Penkum Kejati Sumsel Iwan Setiadi, Selasa (16/6/2026).

Kedua tersangka diduga menerima suap dari pengusaha terkait proyek pengembangan jaringan irigasi ataran Air Lemutu di Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim, dengan nilai kontrak Rp7 miliar. Proyek itu awalnya diklaim tersangka merupakan dana aspirasi dan belakangan berasal dari proyek pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Muara Enim.

Proyek tersebut masuk dalam anggaran 2025 dan dikerjakan pada tahun itu juga. Namun pelaksanaannya bermasalah sehingga tidak tuntas hingga dilakukan penyelidikan.

"Namun realisasi pembangunan hanya 37 persen sehingga menimbulkan kecuriagaan. Proyek ini berjalan tak sesuai rencana," kata Iwan.

Iwan menyebut, suap yang diterima tersangka sudah dibelikan sebuah mobil Alphard yang kini menjadi barang bukti. Alat bukti lain berupa dokumen dan alat elektronik turut disita hasil penggeledahan di tiga lokasi, yakni dua rumah milik KT dan rumah saksi.

"Uang suap itu langsung dibelikan Alphard oleh kedua tersangka," kata Iwan.

Baca juga artikel terkait KORUPSI atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Anggun P Situmorang