tirto.id - Kantor Pos telah merilis panduan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 bagi pekerja yang tidak memiliki rekening bank Himpunan Bank Negara (Himbara) atau mengalami kendala pada rekeningnya.
Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan dukungan aplikasi PosPay untuk mempercepat proses verifikasi sekaligus mengurangi antrean di kantor pos. Sistem ini memungkinkan calon penerima mengecek kelayakan secara mandiri sebelum datang ke lokasi pencairan.
Proses pengecekan status penerima dilakukan lewat aplikasi PosPay yang tersedia di PlayStore dan AppStore. Setelah masuk ke aplikasi, pengguna diminta memilih menu “Bantuan Sosial”, memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan mengunggah foto e-KTP.
Jika data sesuai, sistem akan menerbitkan QR Code yang menjadi syarat utama untuk mencairkan bantuan di kantor pos. Mekanisme ini dirancang agar penyaluran berlangsung cepat dan tepat sasaran.
Adapun jam operasional kantor pos umumnya dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 waktu setempat, namun jadwal dapat berbeda tergantung wilayah. Beberapa kantor bahkan melayani hingga pukul 20.00, terutama di luar Pulau Jawa. Oleh karena itu, penerima disarankan mengecek jadwal layanan kantor pos terdekat atau menghubungi layanan pelanggan Pos Indonesia untuk memastikan waktu pencairan.
Bagaimana Alur Pengecekan BSU 2025 via Pospay Kantor Pos?
Berikut adalah alur pengecekan BSU 2025 melalui aplikasi PosPay bagi calon penerima sebelum mencairkan bantuan di kantor pos. Seluruh proses dilakukan secara mandiri melalui ponsel untuk memverifikasi status dan memperoleh QR Code sebagai bukti pencairan:
- Unduh aplikasi PosPay melalui PlayStore (Android) atau App Store (iOS).
- Buka aplikasi dan pada halaman login, klik ikon di pojok kanan bawah lalu pilih ikon Bantuan Sosial.
- Pilih menu “Bantuan Subsidi Upah 2025”.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mengecek status sebagai penerima.
- Jika terdaftar, lanjutkan dengan memfoto KTP dan mengisi formulir sesuai data di KTP.
- Klik “Lihat Syarat dan Ketentuan”, setujui pemrosesan data pribadi, lalu klik “Lanjutkan”.
- Setelah proses selesai, sistem akan mengeluarkan QR Code yang digunakan untuk verifikasi dan pencairan bantuan di Kantor Pos atau lokasi bayar resmi.
Mekanisme Pencairan BSU 2025 via Kantor Pos
Mekanisme pencairan BSU 2025 melalui Kantor Pos disiapkan bagi pekerja yang belum memiliki rekening bank atau tidak tercakup dalam penyaluran berbasis perbankan.
Sebelum mencairkan bantuan, penerima akan mendapatkan pemberitahuan resmi dari PT Pos Indonesia.
Berikut langkah-langkah pencairannya:
Pemberitahuan Penerima
Verifikasi Data
Kunjungi Kantor Pos
- Dokumen yang Dibawa
- KTP asli dan fotokopi
- NIK
- Surat pemberitahuan atau bukti penerima BSU (jika tersedia)
- Kartu Keluarga (jika diminta sebagai dokumen tambahan)
Proses Verifikasi Petugas
Penerimaan Dana
Tanda Terima
Batas Waktu Pencairan
Mekanisme ini disusun agar bantuan tersalurkan secara adil dan merata, khususnya kepada pekerja sektor informal yang belum terjangkau layanan perbankan.
Ingin tahu lebih banyak seputar program bantuan sosial tahun 2025, termasuk informasi terbaru mengenai BSU, PKH, dan bansos lainnya? Tirto telah merangkum berbagai informasi penting yang bisa Anda akses dengan mudah. Lihat kumpulan info lengkap Bansos 2025 di sini: Bansos 2025
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































