tirto.id - Puluhan siswa Sekolah Rakyat di Kota Cirebon mengundurkan diri. Mereka ‘kabur’ lantaran tak ingin berjauhan dengan orang tuanya.
Kepala Sekolah Rakyat Kota Cirebon, Khaerunisa, membeberkan bahwa murid di sekolah ini awalnya berjumlah 100 orang. Mereka terdiri dari 50 siswa jenjang sekolah dasar (SD) dan 50 siswa jenjang sekolah menengah pertama (SMP).
“Jumlah siswa memang berkurang sampai saat ini hanya ada 75 siswa yang sebelumnya sebanyak 100 siswa,” kata Khaerunisa, pada Kamis (14/8/2025).
“Jumlah siswa saat ini untuk tingkat SD sejumlah 32 siswa, dan 43 orang siswa pada tingkat SMP. Selain itu juga anak-anak belum mandiri,” imbuhnya.
Khaerunisa mengungkap, siswa mengundurkan diri dikarenakan masih inginkan dekat dengan orang tuanya. Sementara Sekolah Rakyat mengusung konsep asrama bagi peserta didiknya.
Hal tersebut tentu disayangkan, sebab sebetulnya orang tua siswa diberikan izin bertemu dengan anaknya tiap dua minggu sekali. Selain itu, Sekolah Rakyat menjadi salah satu program pemerintah untuk menghindarkan anak dari putus sekolah, terutama bagi masyarakat yang dikategorikan miskin ekstrem.
“Kita juga sedang berupaya untuk menambah jumlah siswa tersebut menjadi 100 [orang] kembali,” tutupnya.
Sekolah Rakyat Kota Cirebon Butuh Perbaikan
Selain dihadapkan dengan permasalahan murid yang mengundurkan diri, fasilitas di Sekolah Rakyat Kota Cirebon juga belum mumpuni. Beberapa fasilitas perlu diperbaikan, salah satunya toilet.
Berdasarkan pantauan Cirebon Banget, toilet yang ada di Sekolah Rakyat Kota Cirebon masih minim. Toilet perempuan ada tiga unit, toilet laki-laki ada sembilan unit, dan dua unit toilet untuk guru.
“Secara umum memang tercukupi, namun memang perlu adanya penambahan,” lontar Khaerunisa.
Sebagai informasi, Sekolah Rakyat Kota Cirebon diresmikan pada tanggal 14 Juli 2025 lalu, bersama dengan 65 Sekolah Rakyat pada daerah lainnya. Di Kota Cirebon, Sekolah Rakyat menempati lahan dari SMP Negeri 18 Kota Cirebon.
Terkait tenaga pengajar, saat ini terdapat 13 orang yang ditugaskan, termasuk satu guru Pendidikan Agama Islam. Selain itu, telah hadir pula tenaga kependidikan seperti bendahara, tenaga administrasi, operator, juru masak, dan petugas kebersihan yang turut menopang operasional sekolah.
=====
Cirebon Banget adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.
Penulis: Cirebon Banget
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































