Menuju konten utama

Aksi Heroik Mulyadi Selamatkan Anak-Istrinya saat Banjir Bandang

Mulyadi berhasil menyelamatkan istri dan tiga anaknya dari banjir bandang, tapi ia kehilangan sang mertua.

Aksi Heroik Mulyadi Selamatkan Anak-Istrinya saat Banjir Bandang
Salah seorang korban banjir di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Mulyadi (41) saat menceritakan kisahnya, Minggu (7/12/2025). Mulyadi menjadi pahlawan bagi istri dan anaknya saat banjir bandang menerjang perumahannya beberapa waktu lalu. (tirto.id/Fajar Alfaridho Herman)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebutan 'Ayahku Pahlawanku' sepertinya patut disematkan kepada Mulyadi (41), salah seorang korban banjir bandang di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat pada kamis (27/11/2025).

Mulyadi yang tinggal di Perumahan Abi Koto Panjang, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, berhasil menyelamatkan nyawa istri dan tiga orang anak tercintanya.

Namun di balik keberhasilannya itu, Mulyadi juga harus kehilangan ibu mertuanya yang saat itu tinggal bersama mereka.

Masih teringat di ingatan Mulyadi betapa mencekamnya pagi itu. Tidak pernah terbayangkan oleh Mulyadi banjir yang dulunya tak pernah terjadi selama tinggal di perumahan tersebut, berusaha merenggut nyawanya dan keluarga.

Pagi itu sekira pukul 06.30 WIB, dalam kondisi hujan yang lebat Mulyadi bersama istri, mertua, dan tiga orang anaknya sedang berada di dalam rumah dalam kondisi tidur.

Air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Aia Dingin (Air Dingin) yang berjarak beberapa meter dari perumahan tiba-tiba meluap dan masuk ke rumah-rumah sehingga membangunkan warga, termasuk Mulyadi dan keluarganya.

“Airnya naik dan masuk secara tiba-tiba saja, saya yang saat itu masih tidur terbangun karena orang di luar sudah teriak-teriak,” kata dia saat bercerita, Minggu (7/12/2025).

Tak sempat berpikir panjang, di tengah derasnya banjir Mulyadi langsung berusaha menyelamatkan dua orang anaknya terlebih dahulu ke tempat yang lebih tinggi.

Setelah itu, ia juga sempat membantu dua orang anak tetangganya yang juga sedang berusaha keluar dari derasnya banjir.

Kemudian, Mulyadi kembali ke rumahnya untuk menyelamatkan istri, satu orang anak, dan mertuanya. Namun air semakin tinggi dan semakin deras.

Saat berusaha keluar rumah untuk ke tempat yang lebih tinggi, Mulyadi sempat berlindung di balik pagar tembok rumah tetangganya yang bernama Siska agar tidak terbawa arus.

Ternyata nahas, tembok tempat mereka berlindung rubuh sehingga menghanyutkan Mulyadi beserta istri, mertua, dan seorang anaknya.

“Karena arusnya terlalu kencang, jadi temboknya tidak kuat menahan, sehingga rubuh dan menghanyutkan kami,” kata dia.

Saat hanyut tersebut, Mulyadi sempat berpegangan pada sebuah pohon kecil dan berhasil menarik istri serta tetangganya yang bernama Siska.

Di tengah kepungan derasnya banjir, Mulyadi menyuruh dan mendorong istrinya untuk memanjat sebuah pohon ceri yang berada tidak jauh dari mereka agar tidak terbawa arus.

Tak lama kemudian, Mulyadi ternyata melihat anaknya yang sedang hanyut. Ia pun memberanikan diri di tengah derasnya banjir melepas tangan dari pohon itu untuk mengejar anaknya.

Anaknya pun berhasil ia raih setelah sempat hanyut hingga puluhan meter. Mereka langsung berpegangan dan berlindung di balik sebatang pohon kelapa yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi istrinya.

Mereka bertahan hingga beberapa jam hingga berhasil diselamatkan oleh warga dan petugas penyelamat.

Akan tetapi, ibu mertua Mulyadi tidak berhasil diselamatkan dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Saat ini, rumah Mulyadi sudah hancur, harta benda sudah hilang, hanya tinggal baju di badan dan sebuah handphone yang sempat dibawanya saat menyelamatkan anaknya.

Salah seorang korban banjir di Kota Padang

Salah seorang korban banjir di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Mulyadi (41) saat menceritakan kisahnya, Minggu (7/12/2025). Mulyadi menjadi pahlawan bagi istri dan anaknya saat banjir bandang menerjang perumahannya beberapa waktu lalu. (tirto.id/Fajar Alfaridho Herman)

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Fajar Alfaridho Herman

tirto.id - Flash News
Kontributor: Fajar Alfaridho Herman
Penulis: Fajar Alfaridho Herman
Editor: Abdul Aziz