tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan program makan siang gratis yang diusung Prabowo-Gibran masuk dalam pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025.
“Sudah pasti masuk [APBN],” ucap Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (23/2/2024).
Menurut dia, pembahasan EKM-PPKF masih dilakukan bertahap dan pekan depan akan diumumkan skala anggaran yang akan digelontorkan.
“Anggarannya ada, bertahap, nanti hari Senin kita ini kan, ada skalanya,” imbuhnya kepada awak media.
"PPKF sedang dibahas, nanti Senin akan ada sidang kabinet, jadi tunggu aja Senin,” kata Airlangga.
Namun demikian, Airlangga belum membeberkan skema pengadaan anggaran secara detail yang dikucurkan pada program unggulan Prabowo-Gibran tersebut. Termasuk, dia belum memastikan akan memangkas subsidi bahan bakar minyak (BBM).
“Kita baru membahas judulnya, karena kan kita baru judulnya PPKF,” ujar Airlangga.
Sementara itu, capres-cawapres Prabowo-Gibran dikabarkan bakal membentuk kementerian baru yang memiliki tugas untuk mengeksekusi program makan siang dan susu gratis.
Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta, Arief Rosyid Hasan belum membeberkan nama kementerian baru tersebut. Namun, dia memastikan bahwa nama kementerian baru tersebut akan segera diketahui publik usai paslon dari Koalisi Indonesia Maju itu dilantik.
"Pak Prabowo dan Mas Gibran infonya sedang rapat untuk membicarakan ada kementerian atau lembaga yang khusus eksekusi makan siang gratis ini. Nah, kalau makan siang gratisnya UMKM dan lain-lainnya sudah pasti akan jalan," kata Arief, Jakarta, Jumat (23/2/2024).
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Maya Saputri