Menuju konten utama

76 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Tanah Air

Kemenhaj imbau jemaah haji yang masih berada di Madinah agar menjaga kondisi kesehatan mengingat suhu udara mencapai 44 derajat Celsius.

76 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Tanah Air
Petugas Damri membantu seorang haji dari kelompok terbang (kloter) 17 turun dari bus di Asrama Haji Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (20/6/2026). Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mencatat sebanyak 1.861 jamaah haji asal Kalimantan Barat telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Batam usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatatkan sebanyak 76 persen jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air hingga Rabu (24/6/2026) siang.

Hal ini diungkap Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, dalam konferensi pers operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H disaksikan melalui kanal YouTube Kemenhaj, Rabu (24/6/2026).

"Update hingga saat ini, jemaah haji Indonesia yang telah tiba di tanah air mencapai 76 persen," ujar Maria.

Hingga hari ini, melalui Bandara Jeddah telah diberangkatkan sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) yang membawa 103.687 jemaah dan 1.066 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang pulang pada gelombang pertama mencapai 104.753 orang.

Sementara melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, sebanyak 142 kloter telah diterbangkan menuju Indonesia dengan membawa 54.495 jemaah dan 569 petugas. Jumlah itu membuat total kepulangan gelombang kedua mencapai 55.064 orang.

“Sehingga secara keseluruhan, paling tidak sudah ada 157.243 orang yang telah tiba di tanah air,” katanya.

Maria menyebut bahwa kini seluruh layanan operasional haji Indonesia kini dipusatkan di Madinah. Para jemaah melanjutkan rangkaian ibadah, ziarah, serta mempersiapkan kepulangan ke Indonesia sesuai jadwal penerbangan masing-masing kloter.

“Penyelenggaraan layanan di Madinah juga kami pantau terus berjalan secara optimal, baik itu lavanan akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, maupun juga pada layanan bimbingan ibadah,” jelasnya.

Kepada jemaah yang masih berada di Madinah, Kemenhaj mengingatkan agar menjaga kondisi kesehatan mengingat suhu udara di kota tersebut mencapai 44 derajat Celsius.

Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk tidak membawa air zamzam dalam koper bagasi maupun tas kabin. Air zamzam akan dibagikan secara resmi kepada jemaah di debarkasi masing-masing setibanya di Indonesia.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto