Menuju konten utama

Penyebab Gempa Filipina M6,4 Hari Ini dan Wilayah Terdampak

Gempa hari ini yang terjadi di Filipina memiliki kekuatan magnitudo 6,4. Meski terdapat goncangan kuat, tidak ada peringatan tsunami sebagai imbas gempa.

Penyebab Gempa Filipina M6,4 Hari Ini dan Wilayah Terdampak
Peta Gempa Filipina hari ini. foto/https://earthquake.usgs.gov/
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gempa berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Filipina pada hari ini, Rabu (5/8/2026) siang. Media setempat melaporkan gempa terjadi pukul 12.14 siang dengan pusat gempa berada di 37 kilometer barat daya Pulau Balut dan berdampak di berbagai wilayah.

Menukil Manila Bulletin, Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) menyebut gempa ini bertipe tektonik dengan episentrum yang berada di kedalaman 13 kilometer. Phivolcs menjelaskan, gempa telah menghasilkan guncangan berintensitas sedikit terasa (II) hingga kuat (V) di berbagai wilayah terdampak.

Guncangan dengan intensitas kuat (V) dilaporkan terjadi di Glan, Sarangani; sebagian Kota General Santos di Cotabato Selatan; serta Davao Occidental.

Sedangkan intensitas cukup kuat (IV) terasa di Kiamba, Sarangani; sebagian Kota General Santos; Malungon dan Alabel di Sarangani; serta Tupi dan Polomolok di Cotabato Selatan.

Guncangan dengan intensitas lemah (III) terasa di Maasim, Maitum, dan Malapatan di Sarangi; serta Danau Sebu dan Tampakan di Cotabato Selatan. Sementara guncangan berintensitas sedikit terasa (II) dilaporkan terasa di Kota Koronadal, Banga, dan Surallah di Cotabato Selatan.

Phivolcs sebelumnya sempat menetapkan gempa ini berkekuatan magnitudo 7,0. Namun, kekuatan gempa ini lalu direvisi menjadi M6,4 setelah analisis lebih lanjut. Kerusakan diperkirakan tak terjadi, namun gempa susulan disebut mungkin terjadi.

Seturut keterangan tertulis BMKG, Rabu (5/8), gempa bumi dangkal di Filipina ini terjadi karena aktivitas subduksi di Cotabaro Trench. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, menunjukkan gempa bumum mempunyai mekanisme pergerakan naik (trust fault)

Tidak Ada Potensi Tsunami

Lembaga vulkanologi dan seismologi Filipina itu menyebut bahwa gempa M6,4 yang baru saja terjadi hari ini tidak menimbulkan ancaman tsunami.

“Tidak ada ancaman tsunami yang merusak berdasarkan data yang tersedia,” tulis keterangan Phivolcs.

Seturut CNA, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) juga melaporkan bahwa gempa di Filipina pada Rabu siang tidak menimbulkan peringatan tsunami. Laporan langsung tentang korban jiwa atau kerusakan juga sejauh ini tidak ada.

Gempa ini terjadi setelah gempa dahsyat yang menerpa Filipina pada 8 Juni lalu. Gempa pada Juni lalu telah meruntuhkan bangunan, memicu tanah longsor, dan menewaskan sedikitnya 76 orang di Pulau Mindanao.

Filipina merupakan negara yang termasuk dalam kawasan Cincin Api Pasifik. Hal ini menyebabkan gempa hampir tiap hari terjadi di sana karena kawasan tersebut merupakan busur aktivitas seismik paling intens di Bumi. Kawasan ini membentang dari Jepang, melewati Asia Tenggara, dan melintasi cekungan Samudera Pasifik.

Baca juga artikel terkait GEMPA FILIPINA atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar